Meningkat Drastis, Krematorium Cirebon Sudah Layani 100 Jenazah Pasien Covid-19 dalam 2 Bulan

Fathnur Rohman, Okezone · Jum'at 23 Juli 2021 02:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 23 337 2444641 meningkat-drastis-krematorium-cirebon-sudah-layani-100-jenazah-pasien-covid-19-dalam-2-bulan-5IkDbBUGKP.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

Ia menyampaikan, meski Krematorium Yayasan Pancaka Seroja merupakan satu-satunya tempat kremasi di wilayah Cirebon, pihaknya tidak pernah memasang tarif hingga puluhan juta rupiah. Ia pun terkejut ketika mendengar adanya dugaan praktik kartel kremasi jenazah pasien Covid-19.

"Karena pada dasarnya ini sosial. Bukan komersial. Rp3 juta itu sudah termurah lah. Ini ngepas buat bahan bakar, tenaga kerja dan gajiannya ada lebih dikit," tutur Ramlan.

Menurut Ramlan, pihaknya selalu menyarankan agar pihak ahli waris ikut terlibat dalam mengurus kremasi. Sehingga, ia menduga lonjakan tarif kremasi jenazah pasien Covid-19 itu adalah permaian dari para calo.

"Kta beritahu staf kita kalau ada yang mau kremasi di Cirebon. Ahli waris alhamrhum yang telpon atau datang langsung. Supaya dia tahu di sini biaya Rp3 juta. Jangan sampai di caloin sama orang. Mahal. Kemungkinan besar calo-calo itu. Tidak tahu dari mana," papar Ramlan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, sambung Ramlan, pihaknya hanya akan menerima kremasi jenazah bila yang mengurus semua proses administrasi dan lainnya adalah si ahli waris.

"Kalau tidak ada ahli waris yang mendampingi kita tidak mau. Kita kasih tahu ahli waris dulu biar tahu untuk mengantisipasi," ucap dia.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini