Gedungnya Ditembaki Laser, KPK: Tak Bisa Dimaknai Kebebasan Berpendapat

Tim Okezone, Okezone · Kamis 22 Juli 2021 20:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 337 2444561 gedungnya-ditembaki-laser-kpk-tak-bisa-dimaknai-kebebasan-berpendapat-s7wLBZjkzA.jpg Gedung KPK. (Foto: Okezone.com/Arie Dwi)

JAKARTA - Aksi Greenpeace menembakkan laser membentuk tulisan kritik di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berbuntut panjang. KPK menganggap aksi tersebut “tidak normal” dan tak bisa dimaknai sebagai kebebasan berpendapat. KPK melaui Biro Umum telah melaporkan kasus ini ke Polres Jakarta Selatan

Plt Juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan, KPK sangat menghormati kebebasan untuk menyampaikan gagasan dan pendapat sebagaimana dijamin oleh UU.

“Gagasan, informasi, kritik, dan masukan yang disampaikan dengan cara-cara simbolik kami maknai sebagai seni kebebasan berpendapat dan KPK sangat memahami dan menghormati hal tersebut,” ujar Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, dikutip Kamis (22/7/2021). 

Ali Fikri bergarap, cara-cara yang dilakukan tetap mengedepankan dan berpedoman pada aturan yang ada. Menembakkan laser ke gedung KPK pada malam hari dan diduga tanpa ada izin dari yang berwenang, disebut Ali tidak  seperti aksi biasanya dan sangat tidak normal.

“Atas dasar itu, kami tidak bisa memaknainya sebagai kebebasan berpendapat. Karena siapapun dalam konteks menyampaikan aspirasi tentu harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Baca juga: Dipolisikan KPK, Greenpeace: Kami Bingung Menanggapinya

Dia menegaskan, KPK selalu terbuka untuk setiap gagasan, kritik dan masukan serta aksi dari segenap lapisan masyarakat.

“Kami juga terbuka untuk melakukan dialog dan menerima aspirasi. Karenanya, kami berharap ini menjadi pembelajaran kita bersama bagaimana kebebasan berpendapat digunakan dengan tanggung jawab sesuai nilai-nilai budaya, dan terutama tentu menghormati ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Ali.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini