BMKG Terbitkan Peringatan Gelombang Setinggi 4 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 22 Juli 2021 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 337 2444229 bmkg-terbitkan-peringatan-gelombang-setinggi-4-meter-di-sejumlah-perairan-indonesia-oWqNOLCAzb.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini adanya gelombang tinggi yang akan terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia sejak 22-24 Juli 2021. Para nelayan dan masyarakat pesisir diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

Gelombang tinggi di sejumlah wilayah di Indonesia akibat pola angin di wilayah bagian utara dominan bergerak dari Selatan menuju Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot. Kemudian di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, perairan selatan Jawa, Laut Jawa, Laut Sulawesi, perairan Kepupauan Sermata - Kep Tanimbar, Laut Arafuru.

"Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,50 meter," penjelasan dilansir dari laman resminya, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Hujan Lebat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah Hari Ini

Glombang tinggi tersebut diperkirakan akan terjadi di beberapa perairan seperti Selat Malaka bagian utara, perairan timur P. Simeulue - Kepulauan Mentawai, Laut Natuna utara.

"Perairan Kepulauan Anambas - Kepulauam Natuna, Laut Natuna, Selat Karimata, Selat Gelasa, Laut Jawa, perairan selatan dan timur Kalimantan, perairan Kotabaru, Laut Bali," jelas BMKG.

Baca juga: Ini Analisis BMKG soal Gempa M5,3 Guncang Mamasa Sulbar

Kemudian lokasi lain yang akan terjadi gelombang tinggi yakni perairan Kepulauan Sabalana - Kepulauan Selayar, Laut Sumbawa, Selat Makassar, Laut Sulawesi bagian barat dan tengah, perairan Kepulauan Talaud, perairan Bitung - Likupang, Laut Maluku bagian Utara, perairan Halmahera, Samudra Pasifik Utara Halmahera, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, perairan P. Sawu - Kupang - P. Rotte, Laut Sawu, Laut Flores bagian timur,

Perairan Baubau - Wakatobi, perairan Manui - Kendari, Teluk Tolo, perairan Kepulauam Banggai - Kepulauam Sula, perairan P. Buru - P. Ambon - P. Seram, Laut Seram, Laut Banda, perairan Kepulauan Sermata - Kep. Tanimbar, perairan Kei - Kepulauam Aru, perairan Raja Ampat bagian utara, Laut Arafuru.

Kemudian, gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 - 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Indonesia lainnya seperti Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, perairan barat Sumatra, Samudra Hindia barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - P. Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Banten - NTT, Laut Sulawesi bagian tengah dan barat, perairan timur Kep. Sitaro, perairan selatan Sangihe.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. BMKG meminta kepada nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan.

Baca juga: Cuaca DKI Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

"BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan. Dan mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini