Kisah Bung Karno Menyamar ke Pasar Senen, Ketahuan Lalu Diserbu Ribuan Massa

Doddy Handoko , Okezone · Kamis 22 Juli 2021 06:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 337 2444097 kisah-bung-karno-menyamar-ke-pasar-senen-ketahuan-lalu-diserbu-ribuan-massa-RIrO2iKp0G.jpg Presiden Soekarno (Foto: Istimewa)

Karena itu pula, ia tak jarang keluar Istana seorang diri, ada kalanya dikawal seorang ajudan berpakaian preman.

Bagaimana ia menyamar? Menurut Bung Karno, tidak terlalu sulit. Sebab, rakyat kebanyakan sangat lekat dengan penampilan Bung Karno khas dengan baju seragam dan pici hitam.

Maka, ketika Bung Karno berganti pakaian, memakai sandal, pantalon, atau hanya berkemeja, lalu mengenakan kacamata berbingkai tanduk, rupa Bung Karno sudah beda sama sekali.

Dengan cara itu, Bung Karno bisa leluasa masuk-keluar pasar tanpa dikenali orang. Ia merasa kepunyaan rakyat, karenanya menjadi lebih nyaman bila berada di tengah rakyat.

Baca juga: Kisah Bung Karno Freestyle dengan Sepeda Onthel

Perasaan Bung Karno langsung tenteram jika mendengar percakapan riuh orang-orang.

Bung Karno menyimak rakyat bergunjing, rakyat bergosip, rakyat berdebat, rakyat berkelakar, rakyat bercumbu-kasih. Pada saat itulah Bung Karno merasakan sebuah kekuatan merasuk, mengaliri seluruh pembuluh darah.

Dari satu tempat ke tempat lain, sesekali bahkan Bung Karno berhenti di pinggir jalan, memesan sate ayam yang disajikan menggunakan pincuk dan pisang, dan memakannya sambil duduk di trotoar. Saat-saat seperti itulah Bung Karno merasakan kesenangan luar biasa.

Baca juga: Kisah Bung Karno dan Es Krim Ny. Oei Tjoe Tat

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini