Satgas Covid-19: Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS di Indonesia Relatif Menurun

Jonathan Nalom, MNC Media · Rabu 21 Juli 2021 21:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 337 2444036 satgas-covid-19-tingkat-keterisian-tempat-tidur-rs-di-indonesia-relatif-menurun-dTAz3cLquj.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di Indonesia relatif menurun. Data tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi.

“Terkait keterisian tempat tidur di tingkat Provinsi relatif menurun, walaupun sebagian besar Provinsi di Jawa Bali masih di level kapasitas respon yang sama,” ungkap Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi dalam siaran pers PPKM secara virtual, Rabu (21/07/2021)

Siti menyembutkan terdapat sebanyak empat provinsi yang memiliki level kapasitas respon yang sama. Adapun wilayah tersebut diantaranya di Provinsi DI Yogyakarta, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Pada Provinsi Jawa Barat, Siti menyebutkan terdapat penurunan tempat tidur dengan angka sekarang menjadi 80%. Adapun hal serupa juga terjadi pada Provinsi Jawa Tengah.

“Sehingga kapasitas respon yang semula terbatas menjadi kapasitas yang levelnya sedang,” ujarnya

Situ melanjutkan bahwa pada Provinsi Bali terdapat kenaikan keterisian tempat tidur. Hal tersebut meskipun angka keterisiannya belum mencapai 80%.

Sementara di DKI Jakarta sendiri terjadi penurunan keterisian tempat tidur. Siti mengatakan terdapat penurunan sebesar 8 persen dari minggu sebelumnya.

“Untuk Provinsi DKI Jakarta BOR menurun dibandingkan minggu lalu yang mencapai 92 persen saat ini pada angka 84 persen dengan distribusi mulai dari 78,5 persen di Jakarta Utara, sampai 94,2 persen di Jakarta Barat.

Dalam kesempatan tersebut Situ juga menyebutkan Provinsi Kalimantan Timur yang tercatat mencapai keterisian tempat tidur di angka 81 persen. Dimana, Provinsi Kaltim sendiri menjadi provinsi satu-satunya diluar provinsi di Pulau Jawa Bali yang mencatatkan angka sebesar itu.

“Jumlah tempat tidur masih akan terus ditambah,” pungkasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini