Kiprah BMKG di Berbagai Sektor Selama 74 Tahun Mengawal Indonesia

Tim Okezone, Okezone · Rabu 21 Juli 2021 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 337 2443945 kiprah-bmkg-di-berbagai-sektor-selama-74-tahun-mengawal-indonesia-IUJlfsn5ns.jpeg Kepala BMKG Dwikorita (Foto: Setkab)

Dwikorita memaparkan, SLI yang diselenggarakan BMKG menjangkau hampir seluruh provinsi di Indonesia. Materi yang diberikan selama SLI mencakup pengenalan alat ukur cuaca dan iklim ; pemahaman informasi prakiraan iklim/ musim dan Iklim ekstrem ; tata cara pengamatan unsur cuaca dan agro ekosistem ; mengenal perbedaan cuaca dan iklim dan proses pembentukan hujan ; dan iklim dan tanaman.

“Ini semua dilakukan untuk mengantisipasi dan meminimalisasi kerugian akibat “salah tanam” karena data dan informasi yang terkait prediksi dan prakiraan cuaca seperti peringatan dini cuaca ekstrem dapat diterima secara real time,” tuturnya.

Sementara itu, di sektor konstruksi dan tata ruang, Dwikorita mengatakan data dan informasi yang dimiliki BMKG menjadi rujukan dalam pelaksanaan pembangunan nasional. Contohnya, perencanaan pembangunan di daerah rawan bencana, pembangunan infrastruktur tahan gempa, pembangunan jalur evakuasi bencana, dan lain sebagainya.

Di sektor keagamaan, dengan teropong digital yang dimiliki BMKG membantu memberikan pelayanan data tanda waktu dalam penentuan awal bulan Hijriah, termasuk bulan Ramadhan dan hari Idul Fitri. Data dan informasi tersebut menjadi rujukan saat sidang isbath. BMKG juga turut membantu umat muslim Indonesia mengkoreksi arah kiblat sholat.

Sedangkan di sektor pariwisata, data dan informasi yang dikeluarkan BMKG menjadi acuan dalam merancang katalog pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. Terutama didaerah-daerah rawan bencana guna memitigasi dan meminimalkan risiko bencana.

“Data yang kami miliki juga dipergunakan untuk mendukung berbagai event olahraga maupun kenegaraan. Contohnya, Asian Games 2018 lalu dimana BMKG memberikan informasi kondisi cuaca, prediksi cuaca, suhu, kelembapan, kecepatan, dan arah angin di setiap lokasi pertandingan. Ini dilakukan untuk keselamatan dan kelancaran event/lomba yang terpapar cuaca, seperti olahraga air dan paralayang,” paparnya.

Sementara itu, terkait layanan informasi gempabumi dan tsunami, dengan menerapkan Internet of Things (IOT) dan Artificial Intelligent (AI), BMKG mampu menganalisa dan memverifikasi data gempa bumi dan potensi tsunami dalam waktu kurang dari 5 menit. Seluruh informasi tersebut didiseminasikan dan diamplifikasi melalui kanal-kanal komunikasi yang tersedia dalam hitungan detik.

BMKG sendiri dipercaya sebagai Tsunami Service Provider untuk memberikan informasi peringatan dini tsunami untuk 28 negara di Kawasan Samudera Hindia. Dan sejak tahun 2017 hingga saat ini, Kepala BMKG dipercaya sebagai CHAIR Intergovernment Coordination Group untuk Indian Ocean Tsunami Warning and Mitigation System, dengan amanah memimpin koordinasi dalam Pengoperasian Peringatan Dini Tsunami bagi 28 negara sepanjang Pantai Samudra Hindia.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini