Terbitkan Inmendagri, Pemerintah Ubah Istilah PPKM Darurat

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 21 Juli 2021 07:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 337 2443552 terbitkan-inmendagri-pemerintah-ubah-istilah-ppkm-darurat-4WoNnYqEuL.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memastikan bahwa ketentuan pembelakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat tetap diberlakukan setelah berakhir pada tanggal 20 Juli 2021.

Pemerintah memperpanjang PPKM Darurat hingga Minggu 25 Juli 2021.

Menyusul perpanjangan tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito karnavian menerbitkan instruksi mendagri (Inmendagri) untuk perpanjangan pembatasan mobilitas tersebut.

Imendagri Nomor 22 Tahun 2021 itu tidak lagi menggunakan istilah PPKM Darurat Jawa-Bali melainkan PPKM Level 4 Covid-19 Jawa dan Bali.

Baca juga: PPKM Darurat Diperlonggar, Boleh Makan di Tempat tapi Hanya 30 Menit

Seperti diketahui istilah PPKM Darurat Jawa Bali masih digunakan pada Inmendagri 15/2021, Inmendagri 16/2021, Inmendagri 18/2021, dan Inmendagri 19/2021.

Terkait dengan pengaturannya, Inmendagri yang baru ini tidak mengalami perubahan ketentuan. Hanya ada tambahan ketentuan terkait pengaturan sistem kerja kantor pemerintahan di sektor esensial yang memberikan layanan publik yang tidak bisa ditunda maka diberlakukan work from office atau kerja dari kantor maksimal 25% dengan protokol yang ketat.

Baca juga: Ultimatum Jokowi soal Bansos: Salurkan ke Masyarakat yang Berhak!

Sementara itu perpanjangan sendiri dilakukan mulai tanggal 21 hingga 25 Juli 2021.

“Instruksi Menteri ini mulai berlaku pada tanggal 21 Juli 2021 sampai dengan tanggal 25 Juli 2021,” bunyi diktum Ketigabelas Inmendagri tersebut.

Baca juga: 2 Minggu PPKM Darurat, Jokowi: Penambahan Kasus Corona dan BOR Rumah Sakit Menurun

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini