Humor Gus Dur: Ketika Soeharto dan Harmoko Naik Haji

Tim Okezone, Okezone · Selasa 20 Juli 2021 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 337 2442884 humor-gus-dur-ketika-soeharto-dan-harmoko-naik-haji-sjAhVESLsV.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Abdurrahman Wahid alias Gus Dur di era rezim Orde Baru pimpinan Soeharto kerap melontarkan kritik terhadap buruknya kualitas demokratisasi dan kentalnya otoritarianisme.

Kritik Gus Dur di antaranya disampaikan melalui humor. Suatu ketika, Soeharto berangkat ke tanah suci dalam rangka menunaikan ibadah haji. Karena yang berangkat itu seorang Presiden, tentu sejumlah menteri juga harus ikut berangkat mendampingi.

Salah satunya adalah menteri yang paling rajin meminta petunjuk, Menteri Penerangan Harmoko. Setelah beberapa kali melewati ritual ibadah haji, rombongan Soeharto pun melaksanakan ritual melempar jumrah, yakni simbol mengusir setan dengan cara melempar batu ke sebuah tiang mirip patung.

Di sinilah mulai muncul masalah, terutama buat Harmoko. Beberapa kali batu yang dilemparkannya selalu berbalik menghantam jidatnya.

Baca juga: Kisah 3 Santri, Sakit Gigi ke Singapura, dan Fungsi Humor Bagi Gus Dur

"Wah, kenapa jadi begini ya?" cerita Gus Dur menirukan pernyataan Harmoko dikutip dari NUOnline, Selasa (20/7/2021).

Lalu Harmoko pindah posisi. Hasilnya sama saja, batu yang dilemparkannya seperti ada yang melempar balik ke arah dirinya.

Baca juga: Kisah Gus Dur Ziarah ke Makam Surya Mesesa yang Pernah ke Madinah

Setelah tujuh kali lemparan hasilnya selalu sama, Harmoko pun menoleh ke kanan dan ke kiri, mencari-cari Presiden untuk minta petunjuk.

Setelah ketemu, lalu dengan lega ia tergopoh-gopoh menghampiri Soeharto. Namun, sebelum sampai di hadapan Soeharto, Harmoko mendengar bisikan di telinganya, "Sesama setan jangan saling lempar."

(fkh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini