Haji di Arab Saudi Dikawal Tawakkalna, Apa Itu?

Agnes Teresia, Okezone · Senin 19 Juli 2021 07:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 337 2442649 haji-di-arab-saudi-dikawal-tawakkalna-apa-itu-fsvvE5qY9r.jpg

JAKARTA - Arab Saudi mengeluarkan kebijakan agar setiap warganya menggunakan aplikasi Covid-19, Tawakkalna. Aplikasi ini diluncurkan pemerintah Arab Saudi yang berafiliasi dengan Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA) pada bulan Mei 2020.

Tawakkalna memberikan berbagai layanan terkait Covid-19 bisa ditemukan di sini, mulai dari tes, vaksinasi, hingga izin haji. Baru-baru ini pemerintah Arab Saudi juga telah meluncurkan versi baru Tawakkalna yang mencakup beberapa layanan khusus seperti tiket transportasi antar Tempat Suci di Makkah, SOS darurat dan memperbarui nomor telepon.

BACA JUGA: Kisah Bung Karno dan Es Krim Ny. Oei Tjoe Tat

Selain itu, aplikasi ini dapat menunjukkan daftar pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan si pengguna. Pemerintah Arab Saudi berharap aplikasi Tawakkalna dapat membantu masyarakat dengan memudahkan akses ke berbagai layanan publik.

Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali juga mengatakan aplikasi Tawakkalna ini membantu pemerintah Arab Saudi di tengah kondisi pandemic Covid-19 saat ini.

BACA JUGA: Siapa Saja WNI yang Naik Haji Tahun Ini?

“Diperketat dengan aplikasi yang disebut Tawakkalna. Jadi setiap orang harus memiliki aplikasi Tawakkalna karena adalah mendeteksi dini bagaimana kondisi seseorang,” jelas Endang saat menjelaskan kondisi di Arab Saudi dalam Special Dialogue bersama Okezone.

Selain itu, Arab Saudi juga melakukan pengetatan pemeriksaan. Pos pemeriksaan telah didirikan di luar kota Makkah untuk memastikan hanya jamaah haji yang membawa izin yang sesuai yang boleh lewat.

Personel keamanan akan berpatroli di semua jalan menuju area pusat di sekitar Masjidil Haram dan tempat suci Kakbah untuk memastikan orang mengikuti aturan, termasuk protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Lebih banyak petugas polisi telah dikerahkan di pusat darurat 911 untuk membantu menangani peningkatan panggilan.

Seperti diketahui, hanya 60.000 jemaah, semua penduduk Arab Saudi, yang akan diizinkan untuk menunaikan ibadah haji karena pandemi Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini