Menko Polhukam Mahfud MD Ternyata Nonton Sinetron Ikatan Cinta

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 16 Juli 2021 06:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 337 2441418 menko-polhukam-mahfud-md-ternyata-nonton-sinetron-ikatan-cinta-fWb7CLhV6R.jpg Mahfud MD. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku menonton sinetron Ikatan Cinta. Tontonan itu sebagai salah satu kegiatannya mengisi waktu senggang di rumah saat PPKM Darurat.

Mahfud pun memberikan catatan soal hukum pidana atas film yang dibintangi oleh Arya Saloka dan Amanda Manopo itu. Via akun Twitter pribadinya @mohmahfudmd, Kamis (15/7/2021) malam, eks Ketua MK itu mengatakan Ikan Cinta sinetron yang asyik ditonton.

"PPKM memberi kesempatan kepada saya nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik juga sih, meski agak muter-muter. Tapi pemahaman hukum penulis cerita kurang pas," tulis Mahfud.

Lebih jauh, dia menjelaskan satu kejadian di sinetron tersebut, ketika pemeran bernama Sarah langsung ditahan polisi karena mengaku melakukan pembunuhan. Padahal, dalam hukum pidana pengakuan tak bisa dijadikan alat bukti yang kuat.

"Sarah yang mengaku dan minta dihukum karena membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dalam hukum pidana itu bukan bukti yang kuat," ungkapnya.

Baca juga: RUU Disahkan, Mahfud MD: Dana Otsus Dimaksimalkan untuk Kesejahteraan di Papua

Menurut dia, pelaku sebenarnya bisa saja bukan orang yang hanya mengaku-ngaku saja. Jika hal demikian terjadi di dunia nyata, maka banyak yang rela membayar orang lain untuk mengaku melakukan tindak kejahatan, sementara pelaku sesungguhnya dapat bebas. 

"Pembunuh Roy adalah Elsa. Sarah, ibu Elsa, mengaku sebagai pembunuhnya dan minta dihukum demi melindungi Elsa. Lah, dalam hukum pidana tak sembarang orang mengaku lalu ditahan. Kalau begitu nanti banyak orang berbuat jahat lalu menyuruh (membayar) orang untuk mengak, sehingga pelaku sebenarnya bebas," tuturnya. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini