Dialog dengan Dubes RI, Mahfud MD Tegaskan Pemerintah Gunakan Pendekatan Kesejahteraan untuk Papua

Riezky Maulana, iNews · Kamis 15 Juli 2021 23:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 337 2441359 dialog-dengan-dubes-ri-mahfud-md-tegaskan-pemerintah-gunakan-pendekatan-kesejahteraan-untuk-papua-BDDzoc7Ju9.jpg Mahfud MD berdialog dengan para dubes RI. (Foto: Dok Kemenko Polhukam)

JAKARTA - Menteri Koordinador Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD kembali menegaskan bahwa pembangunan di Papua dilakukan melalui pendekatan kesejahteraan dan dialog. Adapun untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), maka dilakukan penegakan hukum.

Pernyataan ini disampaikan Mahfud MD ketika berdialog virtual bersama Kementerian Luar Negeri serta dihadiri Kedutaan Besar Republik Indonesia di Asia Pasifik, Amerika dan Eropa, serta perwakilan Indonesia di Afrika, Kamis (15/7/2021).

"Terhadap isu Papua pemerintah melakukan pendekatan penanganan mengedepankan kesejahteraan yang komprehensif di semua aspek. Dan dalam menghapi separatisme, pemerintah mengedepankan dialog, dan untuk KKB dilakukan penegakan hukum,” kata Mahfud.

Baca juga: Mahfud MD Angkat Bicara Perihal Bantuan Oksigen dari Indonesia untuk India

Mahfud menjelaskan, dirinya cukup intens berdialog dan bertemu dengan tokoh-tokoh Papua, baik tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah serta pimpinan DPRP. Menurutnya semua mendukung Papua dibangun dengan damai.

Selain memperkuat pendekatan kesejahteraan dan kedamaian, keamanan masyarakat Papua dari ancaman terorisme juga harus dijamin negara dengan sebaik-baiknya. Menurut dia, posisi konstitusional Papua sebagai bagian sah dari NKRI dan sesuai dengan hukum internasional dalam Majelis Umum PBB Nomor 2504.

Pada kesempatan tersebut, selain mendapatkan arahan dari Menko Polhukam dan Menteri Luar Negeri, para duta besar juga mendapatkan paparan perkembangan Papua dari pimpinan BIN, Polri, BNPT, hingga PPATK.

Baca juga: SKB Implementasi UU ITE Diteken, Mahfud MD Harap Beri Perlindungan Bagi Masyarakat

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya mengapresiasi inisiatif Menko Polhukam atas digelarnya pertemuan hari ini. Dirinya berharap acara dialog dapat dilakukan secara rutin. 

“Kami juga mengapresiasi pada upaya-upaya yang dilakukan Pak Menko Polhukam untuk menjelaskan ke publik soal Papua menjadi satu pintu, karena selama ini terlalu banyak pintu yang menyampaikan kebijakan soal Papua,” beber Tantowi.

Tantowi juga mengingatkan pemerintah tentang narasi Papua, agar persoalan Papua tidak dijelaskan dengan narasi menggelontorkan uang yang banyak. Tetapi bisa dengan cara menyentuh isu utamanya yaitu soal keadilan, perlakuan, dan penegakan HAM.

Menko Polhukam menegaskan forum dialog ini untuk menyamakan persepsi tentang apa yang pemerintah lakukan dan akan pemerintah lakukan tentang penanganan masalah Papua. 

"Saya gembira respons dari para dubes sangat baik. Masukan dari para duta besar sangat bermanfaat buat pemerintah, akan kita olah dan tindaklanjuti," pungkas Mahfud.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini