Edhy Prabowo Juga Dihukum Bayar Uang Pengganti Rp9,6 Miliar dan USD77 Ribu

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 15 Juli 2021 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 337 2441167 edhy-prabowo-juga-dihukum-bayar-uang-pengganti-rp9-6-miliar-dan-usd77-ribu-CzzdNxr8hV.jpg Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (Sindo)

JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo dihukum untuk membayar uang pengganti sebesar Rp9.687.447.219 (Rp9,6 miliar) dan 77.000 dollar AS oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Uang pengganti yang harus dibayarkan nantinya dipotong dengan yang sudah dikembalikan Edhy Prabowo.

"Menghukum terdakwa Edhy Prabowo untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp9,6 miliar dan uang sejumlah 77.000 dollar AS dengan memperhitungkan uang yang telah dikembalikan oleh terdakwa," kata Ketua Majelis Hakim Albertus Usada saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (15/7/2021).

Hakim Usada mengatakan, apabila terdakwa Edhy Prabowo tidak membayar uang pengganti dalam waktu satu bulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap alias inkrakh, harta bendanya akan disita jaksa dan dilelang untuk menutup uang pengganti tersebut.

"Dalam hal terdakwa tidak memiliki harta benda yang mencukupi untuk bayar uang pengganti itu, maka (diganti) dipidana penjara selama 2 tahun," katanya.

Putusan tersebut diketahui sesuai dengan tuntutan yang diajukan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebelumnya, jaksa menuntut pidana tambahan terhadap Edhy yakni agar membayar uang pengganti sebesar Rp9,687 miliar dan 77.000 dolar AS.

Hakim juga mengabulkan tuntutan pidana tambahan yang diajukan tim jaksa berupa pencabutan hak politik Edhy Prabowo. Hakim menghukum Edhy Prabowo dicabut hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama tiga tahun setelah rampung menjalani pidana pokok

"Menjatuhkan pidana tambahan terhadap terdakwa berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 3 tahun sejak terdakwa selesai menjalani pidana pokoknya," kata Hakim Usada.

Baca Juga : Edhy Prabowo Divonis 5 Tahun Penjara dan Denda Rp400 Juta

Diketahui sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman lima tahun penjara terhadap Edhy Prabowo. Edhy juga dijatuhkan hukuman untuk membayar denda Rp400 juta subsidair enam bulan kurungan.

Edhy Prabowo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Edhy Prabowo dinyatakan terbukti menerima suap dari sejumlah eksportir Benih Bening Lobster (BBL).

Atas perbuatannya, Edhy Prabowo dinyatakan bersalah melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini