Cara Dapatkan Paket Obat Isoman Covid-19 Gratis

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 15 Juli 2021 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 337 2441082 cara-dapatkan-paket-obat-isoman-covid-19-gratis-LBwGLv45OE.jpg Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (tangkapan layar Youtube Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meluncurkan tiga paket obat dan vitamin untuk warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena terpapar Covid-19. Obat tersebut akan diberikan secara gratis.

Bagaimana cara mendapatkan paket obat tersebut?

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 (dibuktikan dengan hasil PCR) bisa menghubungi petugas Puskesmas untuk bisa mendapatkan paket obat tersebut.

Setelah terdata, paket obat dan vitamin tersebut akan diantar petugas Puskesmas didampingi Babinsa kepada masyarakat yang membutuhkan. TNI juga berkewajiban memastikan paket obat tersebut sampai ke rumah warga.

"Saya imbau masyarakat yang ada di desa, RT/RW apabila ingin mendapatkan obat tersebut silakan sampaikan pada petugas Puskesmas dan bidan desa. Ketika ada datanya, Babinsa akan memberikan paket obat tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan, diantar dengan pendampingan bidan desa dan petugas Puskesmas," ucap Hadi di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/7/2021).

Baca Juga : 3 Paket Obat untuk Warga Isoman, Jokowi: Tidak Boleh Diperjualbelikan!

Paket obat dan vitamin gratis untuk warga isoman terbagi dalam tiga jenis. Pertama, paket satu untuk warga dengan PCR positif Covid-19 tanpa gejala atau OTG.

Lalu paket dua untuk warga dengan PCR positif Covid-19 disertai keluhan demam dan kehilangan penciuman. Paket obat ini membutuhkan konsultasi dan resep dokter.

Kemudian paket tiga berisi vitamin dan obat untuk warga dengan PCR positif disertai keluhan panas dan batuk kering. Paket ini membutuhkan konsultasi dan resep dari dokter.

Untuk tahap awal pemerintah menyediakan 300 ribu paket obat dan vitamin untuk warga isoman di Jawa-Bali. Lalu pemerintah akan melanjutkan 300 ribu paket lagi untuk warga di luar Pulau Jawa-Bali. Obat-obat ini tidak boleh diperjualbelikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini