Satgas Madago Raya Evakuasi 2 Jenazah Kelompok MIT yang Tewas dalam Baku Tembak

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 12 Juli 2021 12:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 337 2439293 satgas-madago-raya-evakuasi-2-jenazah-kelompok-mit-yang-tewas-dalam-baku-tembak-ILTmHMsf63.jpg Ilustrasi Terorisme (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Satgas Madago Raya mengevakuasi dua jenazah kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora yang tewas usai baku tembak kemarin, 11 Juli 2021.

Kasatgas Humas Ops Madago Raya, sekaligus Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) Kombes Didik Supranoto mengungkapkan jasad kedua orang tersebut bakal dibawa ke Rumah Sakit (RS) untuk proses identifikasi lebih lanjut.

“Hari ini cuaca agak mendukung dan telah diupayakan evakuasi dua jenazah teroris Poso dan up date terbaru akan disampaikan kembali,” kata Didik kepada awak media, Jakarta, Senin (12/7/2021).

Menurut Didik, seharusnya evakuasi dilakukan pada kemarin hari. Namun, lantaran kondisi cuaca dan medan yang cukup menjadi kendala, sehingga pada hari ini jenazah bisa dibawa untuk proses identifikasi lebih lanjut.

"Sementara, evakuasi dua DPO teroris yang meninggal, kemarin dikabarkan terkendala medan berat dan cuaca berkabut. Sehingga menyulitkan penjemputan dengan helikopter untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu guna dilakukan autopsi dan identifikasi," ujar Didik.

Sebelumnya, sebanyak dua teroris MIT (Mujahidin Indonesia Timur) atau jaringan Ali Kalora tewas setelah baku tembak dengan Prajurit TNI Koopsgabssus Tricakti.

Peristiwa baku tembak antara Prajurit TNI dengan kelompok teroris MIT terjadi di Pegunungan Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parimo, Sulteng.

Dari informasi yang dihimpun, dua orang kelompok MIT pimpinan Ali Kalora yang tewas, yakni Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang dan Rukli.

Dengan tewasnya dua orang tersebut, kelompok terorisme tersebut sampai saat ini tersisa tujuh orang.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini