Presiden Jokowi Perintahkan TNI Turun Bantu Penanganan Pasien Covid-19

Binti Mufarida, Sindonews · Minggu 11 Juli 2021 07:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 11 337 2438829 presiden-jokowi-perintahkan-tni-turun-bantu-penanganan-pasien-covid-19-GYbpzqseBh.jpg Presiden RI Joko Widodo. (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan TNI untuk turun membantu penanganan pasien Covid-19 yang tidak bergejala atau bergejala ringan.

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi mengungkapkan bahwa Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Luhut Binsar Panjaitan telah mengarahkan agar Asisten Operasional TNI mengumpulkan data-data kasus positif yang nantinya akan dijadikan dasar mendirikan shelter atau tempat-tempat perawatan dari TNI.

BACA JUGA: Ketua MPR Dukung Kompleks Parlemen Jadi RS Darurat Covid-19

“Lokasi shelter akan ditentukan bersama Kementerian Kesehatan untuk menghindari tumpang tindih dengan upaya-upaya yang sudah dilakukan Puskesmas,” kata Dedy saat menyampaikan perkembangan terkini terkait dengan implementasi PPKM Darurat secara virtual, dikutip Minggu (11/7/2021).

Dedy memastikan, penanganan pasien Covid-19 oleh TNI akan didukung dokter dan tenaga kesehatan yang ada, serta tambahan tenaga kesehatan dan dokter yang sedang dalam masa Pendidikan. TNI juga diberikan amanat mendistribusikan paket obat yang telah disediakan BUMN.

BACA JUGA: Perketat PPKM Darurat, Pemkot Tangsel Usul Penyekatan hingga Tingkat Kelurahan

“Koordinator PPKM Darurat juga memberi arahan kepada TNI dan Polri untuk memetakan peluang penambahan tempat perawatan, baik untuk isolasi maupun untuk perawatan intensif di seluruh Jawa dan Bali,” ujar Dedy.

Diharapkan, lanjut Dedy, seluruh Komando Daerah Militer atau Kodam beserta jajarannya segera memberikan opsi penambahan Rumah Sakit. 

Dedy juga mengatakan, Kemenkes dan Satgas Penanganan Covid-19 di BNPB akan mendukung penyediaan barang-barang atau alat kesehatan yang diperlukan. Target pemerintah adalah ruang isolasi dan ruang perawatan intensif di seluruh Jawa-Bali akan ditingkatkan 40% dari kapasitas sebelumnya.

“Pemerintah sangat mengapresiasi pengabdian personel TNI/Polri yang selalu siap terjun, saling membantu, dan bekerja sama menyelamatkan saudara sebangsa,” ujar Dedy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini