Share

35 Perusahaan Disidik Polda Metro karena Langgar PPKM Darurat

Ari Sandita Murti, Sindonews · Jum'at 09 Juli 2021 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 337 2438210 35-perusahaan-disidik-polda-metro-karena-langgar-ppkm-darurat-MmNEFOHRTQ.jpg (Foto: Ant)

JAKARTA - Petugas gabungan terus melakukan operasi yustisi dan penegakan hukum selama PPKM Darurat di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Setidaknya, Satgas Penegakan Hukum tengah menyidik 35 perusahaan yang telah melanggar aturan tersebut.

"Satgas Gakkum telah bergerak selama PPKM Darurat dan total semua ada 35 perusahaan, 34 disidik dan 1 dilidik karena masih baru ditemukan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada wartawan, Jumat (9/7/2021).

Menurutnya, dari 35 perusahaan tersebut, 34 perusahaan disegel dan ada di antaranya yang telah ditetapkan sebagai tersangka pula. Tersangka dimaksud lantas dikenakan undang-undang nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular, serangka satu perusahaan lagi masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut karena masih baru ditemukan dan diperiksa.

Baca juga: Kapolri Sebut Akhir Agustus Herd Immunity Bakal Tercipta di Jatim


Baca juga: Polisi Tangkap 3 Kelompok Pemalsu PCR dan Vaksinasi Covid-19

Selama kebijakan PPKM Darurat diberlakukan, petugas gabungan bakal terus melakukan Operasi Yustisi dan Penegakan Hukum pada perusahaan bandel. Sebabnya, selama PPKM Darurat, hanya perusahaan esensial dan kritikal saja yang boleh beroperasi, sedangkan perusahaan nonesensial dan nonkritikal 100 persen bekerja di rumah saja.

"Rata-rata pemimpin yang bertanggung jawab di perusahaan berjenis nonesensial dan nonkritikal yang ditetapkan sebagai tersangka. Tim masih bergerak terus bila ditemukan akan kita tindak tegas guna memutus mata rantai covid," katanya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(wdi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini