Panglima TNI Paparkan 2 Starategi Vaksinasi Covid-19

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 09 Juli 2021 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 337 2438145 panglima-tni-paparkan-2-starategi-vaksinasi-covid-19-Ldy4naq8Fb.jpg Panglima TNI dan Kapolri tinjau vaksinasi di Surabaya (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BNPB Ganip Warsito kembali melakukan peninjauan serbuan vaksinasi Covid-19. Hari ini, Jumat (9/7/2021) Mall Grand City, Surabaya, Jawa Timur, menjadi lokasi terpilih.

Panglima TNI menyampaikan dengan melaksanakan vaksinasi berarti seluruh peserta telah menjadi pahlawan kesehatan. Hal itu dikarenakan mereka yang divaksin berarti siap untuk melindungi lingkungan sekitar agar tak terpapar Covid-19.

Hadi memaparkan bahwa pelaksanaan vaksinasi meliputi dua strategi. Pertama adalah strategi yang dilaksanakan secara reguler di tempat-tempat Puskesmas kemudian di wilayah Korem, Polres yang setiap hari melayani masyarakat Surabaya. Kemudian, strategi kedua adalah serbuan vaksinasi yang dilaksanakan secara kolektif bersama-sama.

“Dengan dua strategi tersebut kita harapkan bahwa target 300 atau 200 ribu sehari bisa tercapai. Sehingga harapan kita semua untuk Jawa Timur khususnya dan juga wilayah Surabaya Raya, pertengahan Agustus sudah tercapai herd immunity sesuai harapan kita semua,” ujar Hadi dalam keterangannya, Jumat (9/7/2021).

"Namun sekali lagi saudara-saudara tetap harus menggunakan masker karena dengan menggunakan masker, 95 persen kita akan terhindar dari terpaparnya Covid-19,” imbuhnya.

Baca Juga : Bikin Ngakak, Ketika Ganjar Ngobrol dengan Christoper Bocah Positif Covid-19

Sementara saat berbincang-bincang dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Hadi menanyakan hal-hal yang menjadi kendala dalam mendukung kegiatan vaksinasi ini. Khofifah puj terima kasih atas perbantuan dari TNI dan menyampaikan sedikit kendala dalam mobilisasi masyarakat.

“Karena antusiasnya warga, kami prihatin rawannya terjadi penumpukan massa. Allhamdulillah masyarakat Surabaya sangat merespon sekali kegiatan vaksinasi ini,” kata Khofifah.

Panglima TNI mengatakan, supaya tidak terjadi penumpukan bagi masyarakat yang akan divaksin silahkan mendatangi rumah sakit tingkat Korem, Polres atau instansi TNI lainnya yang menyelenggrakan vaksinasi. “Terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas pelaksanaan vaksinasi pagi hari ini yang diikuti kurang lebih 5.000 penerima vaksin,” ucap Hadi.

Lebih lanjut Panglima TNI mengingatkan kepada masyarakat yang telah divaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Menurut dia, vaksin bukan berarti kebal terhadap virus, melainkan untuk menjadi lebih siap dalma menghadapnya.

“Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara semua masyarakat Surabaya untuk melaksanakan vaksin dan datang ke tempat ini,” kata Hadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini