Bung Karno Cerita Majapahit, Mataram dan Wayang Mengakali Jepang

Doddy Handoko , Okezone · Kamis 08 Juli 2021 07:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 08 337 2437259 bung-karno-cerita-majapahit-mataram-dan-wayang-mengakali-jepang-V7GBpyf9jG.jpg Bung Karno.(Foto:Dok Okezone)

DALAM buku Total Bung Karno karya Roso Daras diceritakan bahwa Bung Karno menuruti kemauan Jepang. Ia berkeliling Indonesia, berpidato mengobarkan semangat rakyat agar anti-Sekutu, dan mendukung Jepang melawan Sekutu.

Jepang tidak sadar, bahwa 75 persen isi pidato Bung Karno sejatinya adalah penanaman kesadaran nasional bangsanya.

Contoh kecil, dalam sebuah pidato ia menunjuk seorang prajurit Jepang yang sedang mengawal dengan senapan dan sangkur. “Lihat, dia menjalankan tugasnya oleh karena dia cinta kepada tanah airnya. Dia berperang untuk bangsanya. Dia bersedia mati demi kehormatan tanah airnya. Begitupun… kita… harus !!!”.

Baca Juga: Membongkar Pesan Terakhir Bung Karno pada Guntur

Kali lain, ia menukil jalannya sejarah dalam pidato-pidatonya. “Kerajaan Majapahit memperoleh kemenangan gilang-gemilang setelah digembleng penderitaan dalam peperangan-peperangan melawan Kubilai Khan. “

“Sultan Agung Hanyokrokusumo membikin negara Mataram menjadi negara yang kuat setelah mengalami cobaan-cobaan dalam perang Senopati. Dan orang Islam di zaman keemasannya barulah menjadi kuat setelah mengalami Perang Salib. Tuhan Yang Maha Kuasa berfirman dalam Alquran: ‘Ada masa-masa di mana kesukaranmu sangat berguna dan perlu’.”

Sekalipun dalam setiap pidato ia diawasi ketat tentara Jepang, tetapi Bung Karno tidak pernah kurang akal dalam menyelipkan pesan-pesan kebangsaan dan pesan-pesan persatuan melalui kiasan-kiasan yang tidak dimengerti orang Jepang, sekalipun ia bisa berbahasa Indonesia.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini