Meski Kasus Harian Covid-19 Catat Rekor, Positivity Rate di Jawa-Bali Turun Jadi 19,9%

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Rabu 07 Juli 2021 19:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 337 2437125 meski-kasus-harian-covid-19-catat-rekor-positivity-rate-di-jawa-bali-turun-jadi-19-9-xpccP1mKnG.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Pemerintah melalui juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan angka positivity rate di Jawa dan Bali memang masih tinggi. Namun, terjadi penurunan dari angka sebelumnya.

"Positivity rate Pulau Jawa dan Bali juga masih sangat tinggi, yaitu 19,9 persen, walaupun positivity rate ini telah menurun dari hari sebelumnya sebesar 24,7 persen," kata Nadia dalam konferensi pers di Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (7/7/2021).

Nadia menyebutkan selain testing, tracing atau pelacakan kasus Corona masih belum maksimal. Tidak dipungkiri pelacakan kasus Covid-19 masih jauh dari target yang ditetapkan.

"Di tingkat provinsi, pelacakan yang dilaporkan masih sangat rendah, jauh dari target yang diharapkan, yaitu sekurang-kurangnya 15 kontak erat per kasus," terangnya.

Kemudian, Nadia melaporkan perkembangan penanganan kasus di wilayah PPKM Darurat Jawa-Bali. Kasus positif tercatat di Jawa-Bali menurun per tanggal 6 Juli 2021.

"Adapun total kasus konfirmasi baru yang dilaporkan di Pulau Jawa dan Bali sebanyak 24.801, menurun dari 25.271 kasus pada hari sebelumnya," tuturnya.

Lebih lanjut, Nadia dalam paparannya jumlah testing pada (6/7/2021) meningkat menjadi lebih dari 124 ribu orang. Tapi, jumlah itu masih jauh dibandingkan target testing yang ditetapkan di masa PPKM darurat.

"Terlepas dari peningkatan jumlah testing yang dilaporkan, jumlah ini masih 38 persen dari jumlah yang ditargetkan untuk dilakukan di Jawa-Bali setiap harinya, yaitu sebanyak 324 ribu tes," tutupnya.

(kha)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini