6 Napi yang Kabur dari Penjara Ini Sempat Bikin Geger

Tim Okezone, Okezone · Rabu 07 Juli 2021 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 337 2436953 6-napi-yang-kabur-dari-penjara-ini-sempat-bikin-geger-GG9uVKgeom.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

RUMAH tahanan atau penjara idealnya memiliki penjagaan ketat. Namun, ada beberapa kasus dimana penjara bisa alami kebobolan. Sejumlah napi kabur dari tahanan.

Berikut beberapa kasus narapidana kabur yang pernah terjadi di Indonesia, seperti dikutip dari data Litbang MNC Portal Indonesia:

1. Cai Changpan

Pada September 2020 lalu, narapidana kasus narkoba asal China bernama Cai Changpan kabur dari Lapas Kelas I Tangerang, Banten dengan cara menggali tanah kamar sel yang ia tempati. Sebelumnya, Cai Changpan pernah melakukan hal yang sama bersama 6 tahanan lain dengan cara menjebol tembok menggunakan besi dan kemudian memanjat tembok setinggi 2,5 meter pada tahun 2017.

Kabur ke Sukabumi, Cai dan komplotannya berhasil ditangkap dan dijerumuskan kembali ke penjara. Sebelum pelarian yang kedua kalinya dilakukan, ia disidang di Pengadilan Negeri Tangerang dan divonis hukuman mati. Pada bulan Oktober 2020, Cai Changpan ditemukan dalam keadaan tewas bunuh diri dengan gantung diri di Hutan Tenjo.

Berdasarkan pernyataan Kepala Instansi Forensik RS Polri Kramat Jati Arif Wahyono, kondisi mayat Cai sudah mulai membusuk saat ditemukan dan tidak ada luka lain yang ditemukan selain jeratan di leher.

2. Wahyu Dui

Pada Juni 2021 lalu, narapidana atau warga binaan kasus pencurian bernama Wahyu Dui di Lapas Kelas III Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat melarikan diri. Kepala Lapas III Dharmasraya Ahmad Junaidi membenarkan kejadian tersebut dan menduga napi kabur dengan cara memanjat tembok Lapas.

Pada saat kasus pelarian ini dilaporkan, lapas telah berkoordinasi dengan kepolisian dan masyarakat sekitar dalam melakukan pengejaran narapidana kabur tersebut.

3. MW

Narapidana berinisial MW yang terlibat dalam kasus pembunuhan dosen berhasil kabur dari Lapas Wamena bersama 19 tahanan lainnya pada Januari 2021 lalu. MW seharusnya menjalani hukuman penjara selama 15 tahun hingga tahun 2031.

Personel Kepolisian Resor Jayawijaya, Polda Papua terpaksa harus melumpuhkan MW dengan tembakan kaki lantaran MW melakukan perlawanan saat ditangkap. Saat penangkapan terjadi pada bulan April 2021, 17 narapidana lainnya masih dalam pengejaran.

Baca Juga : Dengan Tangan-Kaki Terborgol Plus Dikawal 4 Polisi, Terduga Teroris Kabur dari Mapolda Babel dan Sembunyi di Hutan

4. Anton Bin Suni

Narapidana Lapas Kelas IIA Tembilahan, Indragiri Hilir, Provinsi Riau bernama Anton Bin Suni dilaporkan berhasil melarikan diri pada bulan Juni 2021 lalu. Pelariannya dilakukan dengan memanjat atap gedung Lapas tersebut pada pukul 05.15 WIB yang terekam kamera CCTV. Aksi ini diduga terjadi pada saat petugas Lapas membuka kamar tahanan, Meranti 01, untuk melaksanakan ibadah salat Subuh dan untuk membersihkan perkantoran Lapas.

Penghuni kamar tersebut mengaku tidak melihat Anton setelah seluruh penghuni Lapas diarahkan kembali ke kamar setelah ibadah salat dilaksanakan. Pada saat kasus ini dilaporkan, Kepala Lapas Kelas IIA Tembilahan Julianto Budhi Prasetyono menyatakan pihak Lapas telah berkoordinasi dengan TNI dan Polri melakukan upaya pencarian serta melakukan evaluasi dan penguatan pengamanan Lapas.

5. Ahmad Fauzi

Narapidana bernama Ahmad Fauzi yang kabur dari Polsek Kota Anyar ditemukan tewas gantung diri di Bukit Curah Temu, Probolinggo. Kasat Reskrim Polres Probolinggo Riski Santoso mengonfirmasi kebenaran kejadian yang terjadi pada bulan Mei 2021 tersebut.

Dilaporkan bahwa proses pencarian dan pengejaran berlangsung selama dua hari sebelum akhirnya ditemukan tergantung tak bernyawa di salah satu cabang pohon. Narapidana yang kabur pada saat proses penyidikan ini dinyatakan tidak ada gangguan kejiwaan.

6. Andika Stevanus Maneking

Pada 9 Mei 2021, tahanan dengan kasus perlindungan anak kabur dari Rumah Tahanan Malendeng Manado. Warga sekitar rutan mengaku sempat melihat seseorang berjalan di atas atap ruang pelayanan tahanan dan sempat mengejar namun tidak terkejar.

Setelah diselidiki, terungkap bahwa lelaki yang akrab dipanggil Agus ini mengelabui petugas dengan meminta izin untuk ke tempat pangkas rambut di dalam rutanPada saat kejadian dilaporkan, petugas sedang melakukan pengejaran tahanan dengan bantuan TNI dan Polri yang diperkirakan tahanan masih melakukan persembunyian di bukit sekitar area rutan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini