Cerita Soeharto Bujuk Jenderal Soedirman Kembali ke Yogyakarta

Tim Okezone, Okezone · Kamis 08 Juli 2021 07:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 337 2436893 cerita-soeharto-bujuk-jenderal-soedirman-kembali-ke-yogyakarta-8Lr7V4liXI.jpg Presiden RI ke-2, Soeharto.(Foto:Dok Okezone)

SRI SULTAN telah berusaha membujuk Panglima Besar untuk kembali ke Yogya, demikian pula Kolonel Gatot Soebroto. Gubernur Militer III, perwira yang disegani oleh Pak Dirman, telah mengirim surat kepada Panglima Besar kita itu, tetapi tak ada reaksi yang tegas dari Pak Dirman.

Akhirnya, Soeharto diserahi tugas oleh Sultan Hamengku Buwono IX sebagai Menteri Koordinator untuk menjemput Pak Dirman. Sebenarnya, Soeharto bukan seorang perwira yang terhitung dekat kepada Jenderal Soedirman. Soeharto bertemu dengan beliau pada saat­saat penting saja. Tetapi, toh keganjilan terjadi.

Pada waktu itu, Pak Soedirman berada di Karangmojo, bukan di Pathuk. Soeharto pergi ke sana naik kuda, karena jalan ke sana sudah hancur. Dia melewati Piyungan, terus Pathuk, terus menuju ke Kecamatan Karangmojo. Ikut serta dengan Soeharto waktu itu dr. Irsan, dokter Brigade X dan Bung Rosihan Anwar, satu-satunya wartawan.

Baca Juga: Kisah Soeharto Ditangkap Tentara karena Disangka Simpatisan PKI

Waktu Soeharto menemukannya, tentunya dia terharu. Suasana itu, begitu memikat dan terjadi setelah mereka mampu menghalau Belanda.

Dan beliau bertanya, “Bagaimana kamu, Harto?” Sambutan pendek dari seorang Bapak yang kita hormati, di tengah suasana demikian, meresap mengharukan.

Soeharto dengan tegas menjawab, “Tentara tetap di belakang Panglima Besar”.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini