Darurat Covid-19, Menko Luhut : 90% Varian Delta Ada di Jakarta

Haryudi, Koran SI · Senin 05 Juli 2021 23:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 05 337 2436008 darurat-covid-19-menko-luhut-90-varian-delta-ada-di-jakarta-afiXwArZ89.jpg Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan (foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan bisa menurunkan mobilitas warga di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat hingga 50% guna menekan laju penularan Covid-19 yang kian mengkhawatirkan.

Menko Luhut yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali yang memantau mobilitas warga saat PPKM Darurat hari kedua (Minggu, 4/7) di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat melalui Facebook Mobility, Google Traffic, dan Night Light dari NASA itu, memerintahkan agar semua pihak dapat fokus mengejar target mobilisasi warga turun hingga 50%.

Baca juga: Menko Luhut Ancam Bakal Razia Produsen Obat yang Masih Mainkan Harga

Pasalnya, berdasarkan analisis, dibutuhkan penurunan mobilitas warga sebesar 30 persen untuk Covid-19 varian Alpha dan 50% untuk varian Delta, agar jumlah kasus Covid-19 di wilayah tersebut dapat menurun.

"Kalau kita lihat di Kepulauan Seribu dan Jakarta semua sudah merah. Paling tinggi di Jakarta Selatan untuk indeks penurunannya. Sisanya masih di 17 persen, ini juga semua baru penurunan untuk Alpha, belum Delta. Jadi varian Delta sudah ada 90 persen di kita, jadi kalau kita bermain-main, saya katakan tadi pasti bisa kena siapa saja di sekeliling Anda," katanya dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Senin (5/7/2021).

Baca juga:  Angka Positif Masih Tinggi, Menkes Ubah Strategi Testing dan Tracing

Luhut berharap agar Polri atau pun pihak yang berwenang dapat melakukan penyekatan mobilitas serta kepada seluruh pihak dapat memastikan implementasi PPKM Darurat berjalan dengan baik.

"Jangan diberikan pengecualian, di luar sektor kritikal dan esensial, atau pun untuk pelayanan publik," katanya menegaskan.

Pemerintah menargetkan agar mobilitas warga di sejumlah wilayah tersebut turun hingga 50%. Hal itu dilakukan untuk mengurangi jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia yang ditargetkan bisa turun hingga 10.000 per hari.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini