Share

Menkes Bingung, PPKM Darurat Berlaku Jalan di Jakarta Masih Macet

Kiswondari, Sindonews · Senin 05 Juli 2021 17:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 05 337 2435858 menkes-bingung-ppkm-darurat-berlaku-jalan-di-jakarta-masih-macet-t97hIkHaMF.jpg Ilustrasi.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, mengaku bingung bahwa mobilitas di Jakarta masih cukup tinggi dan menimbulkan kemacetan di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 Juli sampai 20 Juli mendatang.

Hal ini disampakkan Menkes dalam rapat dengan Komisi IX DPR, bersama dengan BPOM, BPKP, BPJS Kesehatan, PERSI, IDI dan IDAI secara daring di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (5/7/2021).

Menurutnya, kebijakan PPKM diambil karena monilitas masyarakat yang sangat tinggi dan sulit disiplin.

"Di halaman selanjutnya yang juga sangat penting karena saya tidak tampilkan di sini tapi semua ini terjadi karena mobiltas tidak terkontrol. Jadi kenaikan ini terjadi karena pergerakan masyarakat sulit diminta agar disiplin," kata Budi dalam pemaparannya.

Baca Juga: Sandiaga Tegaskan Program Pemulihan Pariwisata Tetap Berjalan Meski PPKM Darurat

Bahkan, kata mantan Dirut Bank Mandiri ini, masih melihat bahwa jalan-jalan di Jakarta terjadi kemacetan saat PPKM Darurat diberlakukan

"Saya masih melihat di jalaj jalan di jakarta sudah diimplementasi ppkm darurat masih juga macet. Sampai beberapa teman-teman kita terlambat untuk hadir," ujarnya.

Oleh karena itu, Budi mengingatkan bahwa yang sangat penting adalah disiplin, tidak mungkin bisa mengontrol pandemi ini kalau semua pihak tidak disiplin. Dan PPKM Darurat ini juga dilakukan untuk membatasi mobilitas masyarakat.

"Dengan adanya PPKM darurat 3-20 Juli tujuan kita memang memang menghambat mobilitas. Mempersulit mobilitas agar kita bisa mengurangi laju pandemi ini," pungkas Budi.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini