Viral 20 TKA China Tiba di Bandara Sultan Hasanuddin saat PPKM Darurat, Ini Faktanya

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Minggu 04 Juli 2021 17:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 04 337 2435333 viral-20-tka-china-tiba-di-bandara-sultan-hasanuddin-saat-ppkm-darurat-ini-faktanya-nv8uaqmIuM.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Viral sebuah video yang memperlihatkan sebanyak 20 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan ketika Jawa-Bali sedang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021. Diketahui, video tersebut viral sejak Sabtu 3 Juli 2021 kemarin.

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi, Arya Pradhana Anggakara membantah mengenai video tersebut. "Video tersebut merupakan video lama yaitu pada Juni 2020 dan bukan video kondisi saat ini," ucap Arya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/7/2021).

"Orang asing dalam video tersebut merupakan orang asing yang akan meninggalkan Indonesia dengan rute Manado-Jakarta-Nanning (RRT)," imbuhnya.

Baca Juga: PPKM Darurat, Epidemiolog: Dua Minggu ke Depan Adalah Penentuan

Arya menyebut terkait pemberitaan masuknya 20 orang TKA di Sulawesi Selatan, benar bahwa mereka adalah TKA yang akan bekerja di Proyek Strategis Nasional yang ada di Kabupaten Bantaeng. Seluruh TKA telah melalui pemeriksaan Kesehatan oleh Kemenkes dan memenuhi persyaratan keimigrasian.

Sementara itu, Arya menambahkan, saat ini Pemerintah masih memberlakukan pelarangan orang asing masuk ke Wilayah Indonesia untuk mencegah lonjakan persebaran Covid-19. Aturan pelarangan ini mengacu kepada Peraturan Menkumham Nomor 26 Tahun 2020 tentang visa dan izin tinggal pada masa adaptasi kebiasaan baru.

"Aturan ini mengecualikan masuknya orang asing untuk tujuan esensial seperti bekerja di Proyek strategis nasional, penyatuan keluarga, dan alasan kemanusiaan. Selain memenuhi persyaratan keimigrasian, orang asing yang masuk Indonesia harus lolos pemeriksaan kesehatan oleh Tim Kemenkes sesuai protokol kedatangan orang dari luar negeri," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Selatan, Darmawan Bintang membenarkan kedatangan para pekerja asal China. Mereka akan bekerja di smelter PT Huadi Nickel Alloy Indonesia di Kabupaten Bantaeng.

"Informasi itu benar dan TKA bersangkutan bekerja di PT Huadi di Kabupaten Bantaeng," kata Darmawan kepada wartawan.

Baca Juga: PPKM Darurat, Epidemiolog: Dua Minggu ke Depan Adalah Penentuan

Petugas Disnakertrans telah dikerahkan untuk melakukan pendataan lebih lanjut. "Staf Pengawasan Disnakertrans Sulsel masih mencari informasi terkait pemanfaatan TKA tersebut serta hal-hal lain berkaitan dengan izin-izin mereka," ucapnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini