Saat Soeharto Mengetahui Bung Karno Memproklamasikan Kemerdekaan RI

Tim Okezone, Okezone · Kamis 01 Juli 2021 07:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 337 2434033 saat-soeharto-mengetahui-bung-karno-memproklamasikan-kemerdekaan-ri-CDnZbfKQoQ.jpg Soekarno dan Soeharto (Foto: Ist)

Kemudian timbul inisiatif Soeharto untuk mengumpulkan teman-teman bekas PETA. Secara kebetulan semua teman itu tinggalnya tidak berjauhan. Dia menemui Oni Sastroatmodjo, Komandan Kompi Polisi Istimewa, dan bersama dengannya Soeharto mengumpulkan bekas-bekas Chudancho dan Shodancho.

Bekas-bekas PETA dan sejumlah pemuda lainnya berkumpul. Mereka berhasil membentuk satu kelompok yang kemudian jadi anggota Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang pembentukannya sudah diumumkan oleh Pemerintah RI. Presiden Soekarno menyerukan, agar bekas PETA, bekas Heiho, bekas Kaigun, bekas KNIL dan para pemuda lainnya segera berduyun-duyun bergabung dan mendirikan BKR-BKR di tempatnya masing-masing. Seruan Bung Karno itu bukan sesuatu yang baru buat Mereka. Mereka sudah bergerak sejalan dengan seruan itu. Di dalam kelompok kami ada unsur polisi yang buat Soeharto tidak asing, karena dia pun pernah jadi polisi.

Umar Slamet, teman dekat Soeharto, terpilih jadi ketua BKR. Dan Soeharto terpilih jadi wakilnya. Kelompok kecil ini yang adanya di Sentul, di Jalan Kusuma Negara sekarang, adalah tangga pertama dalam zaman baru yang menaikkan Soeharto ke tangga-tangga berikutnya. Anggota-anggotanya terdiri atas bekas-bekas PETA, Heiho dan pemuda-pemuda lainnya.

Soeharto memimpin kelompok ini dalam melucuti Jepang yang di luar asrama. Beberapa kendaraan militer juga direbut untuk keperluan pasukan. Kompi ini segera menjadi kuat dan banyak yang menyegani, sementara sejumlah pasukan Jepang masih tinggal di tangsinya, antara lain di Kotabaru, dengan utuh dan lengkap persenjataannya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini