PPKM Darurat, Kemenhub Beberkan Penerapan Sektor Transportasi

Tim Okezone, Okezone · Kamis 01 Juli 2021 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 337 2433987 ppkm-darurat-kemenhub-beberkan-penerapan-sektor-transportasi-277aAvIWwy.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Presiden Joko Widodo memutuskan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, mulai dari 3 Juli sampai dengan 20 Juli 2021, khusus di Provinsi Jawa dan Bali.

Pemerintah pun telah mengeluarkan panduan implementasi PPKM Darurat di Provinsi Jawa dan Bali untuk berbagai sektor termasuk transportasi, yang diterbitkan oleh Menkomarvest Luhut Binsar Pandjaitan selaku Koordinator Penerapan PPKM Darurat.

Baca juga:  PPKM Darurat, Polda Jabar Akan Perketat Penyekatan di Sejumlah Titik

Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati membeberkan panduan implementsi PPKM Darurat di Provinsi Jawa dan Bali untuk sektor transportasi. Untuk Transportasi umum (kendaraan umum, angkutan massal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70% dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

"Lalu pelaku perjalanan domestik yang menggunakan moda transportasi jarak jauh (pesawat, bus dan kereta api), harus menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksin dosis I) dan PCR (H-2) untuk pesawat, serta Antigen (H-1) untuk moda transportasi jarak jauh lainnya," kata Adita dalam keterangannya, Kamis (1/7/2021).

Baca juga:  PPKM Darurat, DPR Tetap Laksanakan Rapat Secara Terbatas

Menindaklanjuti hal tersebut, kata Adita, pihaknya bersama Satgas Penanganan Covid-19 dan Kementerian/lembaga terkait tengah menyusun Surat Edaran untuk mengatur secara teknis mengenai syarat perjalanan orang dalam negeri dan transportasi, menyesuaikan dengan panduan tersebut.

"Kemenhub sebagai regulator sektor transportasi berkomitmen untuk turut menekan lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia, termasuk dengan menerapkan ketentuan mengenai perjalanan dalam negeri dan transportasi di masa PPKM darurat," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini