HUT Ke-75 Bhayangkara, Jokowi Ingatkan Polisi Harus Bijak Gunakan Wewenang

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 01 Juli 2021 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 337 2433666 hut-ke-75-bhayangkara-jokowi-ingatkan-polisi-harus-bijak-gunakan-wewenang-inewH4KYcL.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengingatkan Polri harus bijak dan bertanggung jawab menggunakan kewenangannya dalam melakukan penangkapan, penahanan, penggeledahan, penyitaan, dan lain sebagainya. Pasalnya, Indonesia adalah negara Pancasila yang demokratis serta menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM).

"Saya ingatkan penggunaan kewenangan Polri melakukan penangkapan, melakukan penahanan, melakukan penggeledahan dan penyitaan dan seterusnya, harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab, ingat negara kita negara Pancasila, negara demokrasi negara yang junjung tinggi HAM," katanya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/7/2021).

Jokowi ingin Polri tampil tegas dan tanpa pandang bulu. Namun di sisi lain Korps Bhayangkara harus tampil sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Kepolisian juga harus presisi dalam menjalankan tugasnya serta mendasarkan aktivitasnya pada peraturan perundang-undangan.

"Polri bukan hanya tampil tegas dan tanpa pandang bulu, tapi harus tampil sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Polri juga harus berwajah ramah dan selalu bersifat melayani masyarakat luas. Polri harus presisi dalam menjalankan wewenangnya, harus akurat dalam membuat keputusan, harus meurjuk pada peraturan perundang-undangan, dan harus menjunjung tinggi norma-norma martabat masyrakat," tutur Kepala Negara.

Jokowi juga berpesan agar pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Polri harus diperhatikan secara serius mulai dari rekruitmen, pendidikan, promosi, semuanya harus dilakukan dengan transparan dan akuntabel.

Kepala Negara ingin Polri menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dalam menghadapi ancaman kejahatan yang kian berkembang. Polri, sambung Jokowi, harus memperbaiki manajemen kelembagaannya secara komprehensif, mulai dari kebijakan perencanaan, pengorganisasian, penganggaran, monitoring dan evaluasi, dengan memanfaatkan Iptek terkini.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-75 ini juga dihadiri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Ketua DPR RI Puan Maharani, beserta pejabat terkait lainnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini