Prabowo Bertemu Dirjen WHO Bahas Kerjasama Sipil-Militer Penanganan Kesehatan

Jonathan Nalom, MNC Media · Kamis 01 Juli 2021 09:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 337 2433643 prabowo-bertemu-dirjen-who-bahas-kerjasama-sipil-militer-penanganan-kesehatan-LQukc4lmrs.jpg Menhan Prabowo Subianto bertemu Dirjen WHO di Swiss. (Foto : Ist)

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto bertemu Direktur Jenderal WHO, Tedros A Ghenreyesus saat melakukan kunjungan kerja ke Eropa di Kantor Pusat WHO, Jenewa, Swiss. Pertemuan tersebut membahas penanganan Covid-19 serta isu kesehatan lainnya.

Menhan Prabowo menyampaikan apresiasinya mewakili Indonesia kepada WHO atas pengembangan Covid-19 Partners Platform. Hal ini karena WHO dinilai sebagai wadah yang memfasilitasi koordinasi antarnegara dan mitra untuk penanganan pandemi Covid-19.

Prabowo juga mengangkat aspek penguatan kapasitas Indonesia, lebih khusus pada keamanan kesehatan pada Kementerian Pertahanan dan Sumber Daya Pertahanan. Hal ini menyangkut dalam menghadapi pandemi Covid-19 serta mendukung kesiapsiagaan Indonesia menghadapi kedaruratan kesehatan di masa mendatang.

Menhan menginisiasi rencana dibentuknya Center of Excellence di bidang Keamanan Kesehatan di tingkat provinsi. Menurutnya, hal ini akan memperkuat kesiapsiagaan untuk menghadapi tantangan kesehatan di masa mendatang.

“Inisiatif ini akan memperkuat kapasitas Indonesia dalam mendeteksi, menangkal, dan menghadapi tantangan kesehatan masa depan pada tingkat provinsi. Hal ini juga akan memperkuat kapastias 110 rumah sakit militer dalam penanganan Covid-19, termasuk memastikan penyediaan layanan kesehatan dasar selama pandemi,” kata Prabowo, dalam keterangan tertulis, Kamis (1/7/2021).

Baca Juga : Menhan RI Tandatangani Kesepakatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Prancis

Sementara itu, Direktur Jenderal WHO menyambut baik rencana inisiasi tersebut. Ia menegaskan, pihaknya untuk mendukung dan memfasilitasi upaya Indonesia dalam memperkuat sektor kedaruratan kesehatan. Hal ini termasuk pemandaatan fasilitas dan aset kesehatan di Kementerian Pertahanan dan TNI.

Dirjen WHO juga mengapresiasi kedatangan Prabowo untuk memperdalam kerja sama penanganan kesehatan nasional, regional, dan global. Apresiasi ini dinilainya sebagai komitmen kuat Indonesia pada agenda kolaborasi sipil-militer dalam penanganan kedaruratan kesehatan publik dan bencana alam serta agenda global lain seperti penguatan kapasitas di bidang chemical, biological, radiological and nuclear defense.

“Hal ini sejalan dengan pendekatan WHO untuk memastikan keterlibatan semua elemen negara dan masyarakat dalam penanganan pandemi,” ujar Direktur Jenderal WHO, Tedros A Ghenreyesus.

Dirjen WHO dan Menhan Prabowo pun menindaklanjuti sejumlah kerja sama dalam merespons pandemi Covid-19, baik yang bersifat segera maupun jangka panjang. Adapun hal ini termasuk, memastikan ketersediaan alat kesehatan dan penguatan kapasitas tenaga kesehatan militer dan pendirian sejumlah pusat ketahanan biologi.

Baca Juga : Dasco : Prabowo Tidak Mengkonsumsi Ivermectin!

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo didampingi Kuasa Usaha ad interim (KUAI) PTRI Jenewa, Duta Besar Grata E Werdaningtyas serta Asisten Khusus Menhan RI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini