Wapres: Banyak Provinsi Angka Testing Covid-19 di Bawah Standar WHO

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 29 Juni 2021 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 29 337 2432516 wapres-banyak-provinsi-angka-testing-covid-19-di-bawah-standar-who-KjBiC1iKnl.jpeg Wapres KH Maruf Amin (Foto : Antara)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan pemerintah pusat dan daerah terus menggencarkan testing, tracing, dan treatment (3T). Menurutnya masih banyak daerah yang memenuhi standar Badan Kesehatan Dunia atau WHO terkait testing dan tracing.

Dia pun mengatakan diperlukan kerja keras untuk meningkatkan kapasitas tersebut.

“Masih banyak provinsi yang jumlah testingnya dan kemampuan lacaknya belum memenuhi (di bawah) standar WHO. Kita masih perlu bekerja keras untuk meningkatkan kapasitas testing dan lacak ini agar mereka yang tertular Covid-19 dapat diidentifikasi dan segera diisolasi untuk mencegah penularan selanjutnya,” katanya saat acara Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-28, serta peluncuran vaksinasi bagi ibu hamil, menyusui dan anak usia 12-18 tahun, Selasa (29/6/2021).

Selain itu, pemerintah juga melakukan upaya lain yang dapat menjadi game changer yakni dengan menggencarkan vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Vaksinasi Bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Anak Usia 12-18 Tahun Dimulai

“Ini agar sasaran yang ditetapkan oleh Bapak Presiden sebesar 1 sampai 2 juta vaksinasi per hari dapat tercapai,” ungkapnya.

Namun yang tidak kalah penting adalah menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin yang ketat dengan memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi pergerakan.

“Kita perlu membatasi pergerakan karena hanya dengan jalan itulah kita dapat memutus rantai penularan,” tuturnya.

Baca juga: Mortalitas Capai 30%, Wapres: Vaksinasi Covid-19 Bagi Anak Usia 12-18 Tahun Sangat Tepat

Maruf mengatakan bahwa penerapan protokol kesehatan ini memerlukan kesadaran dan kedisiplinan dari semua pihak.

“Di sinilah peran keluarga menjadi sangat penting, untuk saling menguatkan antar anggota keluarga dan memastikan agar semua anggota keluarga patuh terhadap protokol kesehatan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini