Analisis BMKG soal Gempa yang Guncang Mukomuko Bengkulu

Tim Okezone, Okezone · Senin 28 Juni 2021 01:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 28 337 2431768 analisis-bmkg-soal-gempa-yang-guncang-mukomuko-bengkulu-GztgMm3C1e.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,0 (setelah dimutakhirkan M4,8) mengguncang Muko-Muko, Bengkulu pada Minggu (27/7/2021). Berdasarkan analisis BMKG, gempa tersebut merupakan gempa tektonik.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.99° LS ; 100.99° BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 48 km arah Barat Daya Mukomuko, Bengkulu pada kedalaman 56 km. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault )," ujarnya melalui keterangan tertulis.

Baca Juga:  Gempa M5,0 Guncang Mukomuko Bengkulu, Tak Berpotensi Tsunami

Adapun dampaknya, guncangan gempa bumi ini dirasakan di Mukomuko III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Kota Bengkulu II-III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang), Bengkulu Utara II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang), dan Kepahiang I-II MMI (Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang).

Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Sementara hingga Minggu, 27 Juni 2021 pukul 23.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Baca Juga:  Gempa M5,4 Guncang Timur Laut Buru Maluku, Tidak Potensi Tsunami

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini