Ketika Kapolda Ditantang Jokowi Naikkan Target Vaksinasi 2 Kali Lipat, Sanggup?

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Sabtu 26 Juni 2021 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 26 337 2431263 ketika-kapolda-ditantang-jokowi-naikkan-target-vaksinasi-2-kali-lipat-sanggup-sjbodXDEjX.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: Ist)

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) meninjau acara vaksinasi massal Covid-19 yang digelar di Lapangan Mabes Polri, Jakarta Selatan. Selain itu, beberapa Polda di Indonesia juga menggelar vaksinasi massal secara serentak, Sabtu (26/5/2021).

Presiden Jokowi turut meninjau vaksinasi massal di beberapa Polda di Indonesia, salah satunya ia menerima laporan secara virtual dari Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta mengenai vaksinasi massal di Jawa Timur.

Baca Juga:  Jokowi Ingin Target Vaksinasi Covid-19 Ditingkatkan 2 Kali Lipat pada Agustus

Jokowi mengatakan, vaksin yang tersedia hari ini di Jawa Timur sebanyak 209.000 vaksin. Ia mempertanyakan kepada Kapolda Jawa Timur mengenai kesanggupan untuk merealisasikan 400.000 vaksin.

“Pangdam ini kan 209.000 kalau saya siapkan vaksin 400.000 sanggup nggak menghabiskan?” tanya Jokowi.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta menegaskan bahwa pihaknya mampu menjalankan target vaksinasi yang diinstruksikan Jokowi.

“Sanggup bapak saya menunggu tambahan vaksin untuk Jawa Timur kami melaksanakan secepat mungkin sehingga target pemerintah 1 juta 2 juta vaksin bisa segera teralisasi,” katanya.

"Yakin sanggup?” tanya Jokowi.

“Ya yakin bapak” tegas Suharyanto.

“Terima kasih, Jawa Timur terima kasih,” ucap Jokowi.

Jokowi mengapresiasi kinerja terkait acara vaksinasi massal yang digelar di seluruh Polda di Indonesia. “Saya berterima kasih kepada seluruh Polda, seluruh Kodam, pemerintah daerah,” ucap Jokowi di lapangan Mabes Polri.

Baca Juga:  Satgas Covid-19: Tak Perlu Lockdown Total, yang Di-Lockdown Itu Diri Kita

Jokowi tiba di lapangan Mabes Polri sekitar pukul 9.30 WIB dan langsung memantau pelaksanaan vaksinasi massal. Mulai dari melihat kesiapan dari tenaga kesehatan dan aparat yang bertugas.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini