Satgas Covid-19: Tak Perlu Lockdown Total, yang Di-Lockdown Itu Diri Kita

Binti Mufarida, Sindonews · Sabtu 26 Juni 2021 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 26 337 2431245 satgas-covid-19-tak-perlu-lockdown-total-yang-di-lockdown-itu-diri-kita-EH3CT8LB32.jpg Ilustrasi (Foto: Sindonews)

JAKARTA - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander K. Ginting menegaskan dalam penanganan Covid-19 tidak perlu melakukan lockdown total. Dia mengatakan, yang perlu di lockdown adalah manusianya, individu masing-masing.

“Jadi kita harus selesaikan ini dalam PPKM skala mikro. PPKM skala mikro itu adalah mikro lockdown di RT maupun RW. Itupun juga mikro lockdown pribadi, lockdown manusianya. Jadi kita nggak perlu lockdown (total) satu Pulau. Yang di lockdown itu diri kita,” ungkap Alex dalam dialog di MNC Trijaya, Sabtu (26/6/2021).

“Kalau ada kerinduan mudik itu harus kita lockdown, supaya tidak rindu. Kalau ada kepingin ngobrol-ngobrol atau masuk ke warteg jangan kita duduk di sana, itu langsung di lockdown. Kalau kita kerumunan ke pasar itu yang di lockdown. Jadi diri kita ini yang harus di lockdown,” papar Alex.

Baca Juga:  Bertambah Lagi, 7.028 Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran

Alex pun mengibaratkan dalam menangani Covid-19 ini bagaikan mengejar tikus. “Jadi jangan kita misalnya mengejar tikus, rumahnya dibakar. Kejar tikusnya, rumahnya jangan dirusak. Itu yang harus kita pikirkan demikian,” tuturnya.

“Jadi mikro lockdown ini sudah baik. Dan artinya kalau di RT itu ada 5 rumah yang positif, maka dia akan di mikro lockdown, tidak boleh keluar,” kata Alex.

Alex juga mengatakan, jika mau lockdown besar, juga pernah dilakukan PSBB meskipun tidak berhasil. “Kalau mau lockdown secara besar kita sudah lakukan PSBB. Tapi tidak berhasil juga, 10 April 2020 sampai 10 Januari 2021, kita sudah melaksanakan PSBB di 20 wilayah. Nggak maksimal juga.”

Baca Juga:  Vaksinasi di GOR Jatidiri Semarang Membeludak, Ribuan Orang Antre hingga 2 Km

“Kemudian, 11 sampai 25 Januari 2021, kita PPKM, tidak juga maksimal. Kenapa tidak maksimal? Ya masyarakatnya. Lihat aja kemarin masih ada orang mudik. Orang yang marah-marah di mobil, ibu-ibu kan ya, bapaknya juga emosi juga. Persoalannya disitu, mereka kan orang yang sudah berpendidikan, sudah mempunyai lah aset bukan sembarang orang,” kata Alex.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini