Ikatan Dokter Indonesia Tegaskan Lonjakan Covid-19 Disebabkan Varian Delta, Bukan karena Mudik Lebaran

Fahreza Rizky, Okezone · Sabtu 26 Juni 2021 08:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 26 337 2431174 ikatan-dokter-indonesia-tegaskan-lonjakan-covid-19-disebabkan-varian-delta-bukan-karena-mudik-lebaran-xPzbLKyj4h.jpg Covid-19.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (Waketum IDI), Slamet Budiarto, menegaskan, lonjakan kasus Covid-19 saat ini bukan disebabkan oleh aktivitas mudik Idul Fitri 1442 H, tetapi karena masuknya varian delta yang berasal dari India.

"Bukan karena mudik Lebaran, sebab masa inkubasinya sudah lewat. Itu karena masuknya virus dari luar negeri ke Indonesia yang lebih infeksius, yang varian delta itu lho, dari India," kata Slamet saat berbincang dengan MNC Portal Indonesia, Sabtu (26/6/2021).

Menurut dia, menyebarnya varian baru virus corona asal India ini disebabkan oleh kurang ketatnya pintu masuk ke Indonesia. "Itu bisa dari orang India yang masuk tanpa diketahui, yang kedua bisa orang Indonesia yang kerja di India pulang tanpa diketahui," ungkap Slamet.

Ia juga mengungkit ketika Indonesia dimasuki oleh warga negara asing (WNA) asal India melalui jalur udara. Padahal saat itu pandemi Covid-19 sedang melonjak di sana yang menjadi permulaan menyebarnya varian delta.

Baca Juga: Ivermectin Punya Kemampuan Membunuh Covid-19 dan Tingkatkan Imunitas, Ahli: Bisa Jadi Solusi

"Kan itu sempat ada satu pesawat orang India tidak terdeteksi saat itu sempat ramai kan, sempat viral, artinya penjagaan keluar masuk Indonesia dari luar negeri kurang ketat," jelas Slamet.

Sebagaimana diketahui, Menkes Budi Gunadi Sadikin telah melapor kepada Presiden Jokowi bahwa situasi Covid-19 di Tanah Air sangat memprihatinkan.

"Kami sampaikan memang sampai saat ini terjadi peningkatan luar biasa, dan itu penting untuk bisa fokusnya bukan hanya ke sisi hilir di sisi rumah sakit, di sisi penanganan orang sakit, tapi lebih penting lagi fokus ke sisi hulu bagaimana kita mencegah agar orang sehat ini jangan menjadi sakit," jelas Budi dilihat dari YouTube Sekretariat Presiden, beberapa waktu lalu.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini