Jokowi Usul 33 Calon Dubes RI, Nama Terawan Hilang, Fadjroel Rachman ke Kazakhstan

Kiswondari, Sindonews · Jum'at 25 Juni 2021 19:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 25 337 2431038 jokowi-usul-33-calon-dubes-ri-nama-terawan-hilang-fadjroel-rahman-ke-kazakhstan-WeFxw2CUWM.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengirimkan 33 nama calon duta besar (dubes) RI untuk negara sahabat pada 4 Juni 2021. Surat Presidennya (Surpres) pun sudah dibacakan dalam Rapat Paripurna DPR pada Selasa 22 Juni 2021 kemarin.

Nama-nama tersebut dibenarkan oleh Ketua Komisi I DPR Meutya Viada Hafid. Nama Terawan Agus Putranto yang tadinya dicalonkan menjadi Dubes RI yang berkedudukan di Madrid sudah tidak ada. Malahan muncul sejumlah nama baru, salah satunya Jubir Presiden, Fadjroel Rahman.

Namun, Meutya tidak bisa merinci nama dubes tersebut satu per satu. "Kurang lebih demikian (sesuai di daftar). Saya ndak bisa disclose satu per satu tapi ya kurang lebihnya demikian," kata Meutya saat dihubungi, Jumat (25/6/2021) malam.

Berikut 33 Nama Calon Dubes RI LBBP RI untuk Negara Sahabat dan Organisasi Internasional (Berdasarkan Surat Presiden RI Nomor : R-25/Pres/06/2021, tanggal 4 Juni 2021): 

Baca juga: Corona Mengganas, Jokowi: Percuma Buat Kebijakan Kalau di Bawah Tidak Jalan!

1. Ade Padmo Sarwono (Karir)

Untuk Kerajaan Yordania Hashimiah merangkap Palestina, berkedudukan di Amman 

2. Bebeb A.K. Djundjunan (Karir)

Untuk Republik Yunani, berkedudukan di Athena 

3. Tatang B.U. Razak (Karir)

Untuk Republik Kolombia merangkap Antigua dan Barbuda, Barbados dan Federasi Saint Kitts dan Nevis, berkedudukan di Bogota 

4. Pribadi Sutiono (Karir)

Untuk Republik Slowakia, berkedudukan di Bratislava

5. Siswo Pramono (Karir)

Untuk Australia merangkap Republik Vanuatu, berkedudukan di Canberra

6. Triyogo Jatmiko (Karir)

Untuk Republik Persatuan Tanzania, merangkap Republik Burundi dan Republik Rwanda, berkedudukan di Dar Es Salaam 

7. Heru Subolo (Karir)

Untuk Republik Rakyat Bangladesh merangkap Republik Demokratik Federal Nepal, berkedudukan di Dhaka 

8. Okto Dorinus Manik (Karir)

Untuk Republik Demokratik Timor-Leste, berkedudukan di Dili

9. Mayjen TNI Gina Yoginda (Non-Karir)

Untuk Republik Islam Afghanistan, berkedudukan di Kabul

10. Sunarko (Karir)

Untuk Republik Sudan, berkedudukan di Khartoum

11. Dewi Tobing (Karir)

Untuk Sri Lanka merangkap Republik Maladewa, berkedudukan di Kolombo

12. Lena Maryana Mukti (Non-Karir)

Untuk Kuwait, berkedudukan di Kuwait City

13. Ghafur Akbar Dharmaputra (Karir)

Untuk Ukraina merangkap Republik Armenia, dan Georgia, berkedudukan di Kyiv

14. Rudy Alfonso (Non-Karir)

Untuk Republik Portugal, berkedudukan di Lisabon

15. Muhammad Najib (Non-Karir)

Untuk Kerajaan Spanyol merangkap United Nations World Tourism Organization (UNWTO) berkedudukan di Madrid

16. Ardi Hermawan (Karir)

Untuk Kerajaan Bahrain, berkedudukan di Manama

17. Agus Widjojo (Non-Karir)

Untuk Republik Filipina merangkap Republik Kepulauan Marshall Islands dan Republik Palau, berkedudukan di Manila 

18. Ina Hagniningtyas Krisnamurthi (Karir)

Untuk Republik India merangkap Kerajaan Bhutan, berkedudukan di New Delhi 

19. Fadjroel Rachman (Non Karir)

Untuk Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan, berkedudukan di Nur-Sultan

20. Daniel TS Simanjuntak (Karir)

Untuk Kanada merangkap International Civil Aviation Organization (ICAO), berkedudukan di Ottawa

21. Mohamad Oemar (Karir)

Untuk Prancis merangkap Kepangeranan Andorra, Kepangeranan Monako, dan United Nations Education, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), berkedudukan di Paris

22. Abdul Aziz (Non-Karir)

Untuk Kerajaan Arab Saudi merangkap Organization of Islamic Cooperation (OIC), berkedudukan di Riyadh 

23. Muhammad Prakosa  (Non-Karir)

Untuk Italia merangkap Republik Malta, Republik Siprus, Republik San Marino, Food and Agriculture Organization (FAO), International  Fund and Agricultural Development (IFAD), World Food Programme (WFP), dan International Institute for the Unification of Private Law (UNIDROIT), dan berkedudukan di Roma

24. Gandi Sulistiyanto Soeherman (Non-Karir)

Untuk Republik Korea, berkedudukan di Seoul

25. Zuhairi Misrawi (Non-Karir)

Untuk Republik Tunisia, berkedudukan di Tunis 

26. Anita Lidya Luhulima (Karir)

Untuk Republik Polandia, berkedudukan di Warsawa 

27. Rosan Perkasa Roeslani (Non-Karir)

Untuk Amerika Serikat, berkedudukan di Washington D.C.

28. Fientje Suebu  (Karir)

Untuk Selandia Baru merangkap Samoa, Kerajaan Tonga, dan Kepulauan Cook dan Niue, berkedudukan di Wellington

29. Damos Dumoli Agusman  (Karir)

Untuk Republik Austria merangkap Republik Slovenia, United Nations Office at Vienna (UNOV) yang terdiri dari United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), United Nations Commission on International Trade Law (UNCITRAL), United Nations Office for Outer Space Affairs (UNOOSA), United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), International Atomic Energy Agency (IAEA), Preparatory Commission for the Comprehensive Nuclear-TestBan Treaty Organization (CTBTO), OPEC Fund for International Development (OFID) dan International Anti-Corruption Academy (IACA), berkedudukan di Wina  

30. Suwartini Wirta (Karir)

Untuk Republik Kroasia, berkedudukan di Zagreb 

31. Derry M.I. Amman (Karir)

Untuk Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk Association of Southeast Asian Nation (ASEAN), berkedudukan di Jakarta 

32. Arrmanatha Nasir (Karir)

Untuk Perserikatan Bangsa Bangsa dan Organisasi-organisasi Internasional Lainnya, berkedudukan di New York 

33. Febrian A. Ruddyard (Karir)

Untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, World Trade Organization (WTO), dan Organisasi-organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, berkedudukan di Jenewa

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini