Habib Rizieq Divonis 4 Tahun Bui, DPR: Silakan Banding, Jangan Aksi di Jalan

Kiswondari, Sindonews · Jum'at 25 Juni 2021 18:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 25 337 2431010 habib-rizieq-divonis-4-tahun-bui-dpr-silakan-banding-jangan-aksi-di-jalan-09MDM9tk0N.jpg Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni (Foto: DPR.go.id)

JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) telah menjatuhi hukuman kurungan 4 tahun kepada Muhammad Rizieq Shihab terkait kasus swab test (tes usap) di RS Ummi Bogor pada Kamis 25 Juni 2021, karena dianggap telah membuat keonaran dengan menyebarkan berita bohong terkait hasil swab test.

Menanggapi putusan ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menilai bahwa hukuman yang dijatuhkan untuk Habib Rizieq sudah sesuai dengan aturan hukum, karena melalui proses sidang yang panjang dan terbuka untuk umum. 

"Vonis ini tentunya sudah melewati proses sidang yang panjang dan sudah sesuai prosedur. Jadi, saya rasa hukuman ini sudah sesuai karena sesuai dengan aturan yang ada," kata Sahroni kepada wartawan di Jakarta, Jumat (25/6/2021).

Baca Juga:  Melawan Divonis 4 Tahun, Habib Rizieq Ajukan Banding Pekan Depan

Selain itu, menurut Bendahara Umum Partai Nasdem ini, putusan ini juga menjadi peringatan bagi semua pihak, agar tidak bermain-main dengan aturan penanganan pandemi Covid-19.

"Putusan ini juga jadi peringatan buat kita, agar jangan main-main dengan aturan terkait pendeteksian corona di Indonesia," ujarnya.

Baca Juga:  Deretan Fakta di Balik Vonis 4 Tahun Penjara Habib Rizieq

Soal adanya pro kontra putusan itu, menurut Wakil Koordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR ini, wajar hal itu terjadi. Menurutnya, jika pihak Habib Rizieq tidak puas dengan hasil putusan yang ada dapat melakukan banding, bukan melakukan aksi ke jalan.

"Dalam setiap keputusan hukum pasti ada pro dan kontra, itu hal yang wajar, apalagi bagi simpatisannya. Selain itu, yang bersangkutan juga sudah bilang mau banding. Ya silakan saja. Kan siapa pun berhak ajukan banding jika memang merasa tidak puas dengan vonis yang telah diberikan," pungkas Sahroni.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini