Pasien Covid-19 DKI Jakarta Melonjak, Menkes Minta IGD Diubah Jadi Ruang Isolasi

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 25 Juni 2021 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 25 337 2430826 pasien-covid-19-dki-jakarta-melonjak-menkes-minta-igd-diubah-jadi-ruang-isolasi-TTGYbM7R10.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta kamar Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RS Covid-19 di DKI Jakarta diubah menjadi kamar isolasi. Hal itu lantaran semakin melonjaknya pasien Covid-19.

“Kita berkoordinasi dengan Pak Gubernur (DKI Jakarta Anies Baswedan) dan Kepala BNPB (Ganip Warsito) adalah kita akan mengubah semua kamar IGD, gawat darurat menjadi kamar isolasi,” ujar Budi dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (25/6/2021).

Dia mengatakan, layanan pasien IGD bisa dilakukan dengan mendirikan tenda. "Sehingga dengan demikian perawatan yang normal bisa dilakukan di sana untuk menampung pasien-pasien yang sudah masuk ke rumah sakit, mendapatkan perawatan seperti di kamar biasa," tambah Budi.

Baca juga: Menkes Ungkap Penyebab Oksigen Sempat Langka di Jateng

Dia pun mengapresiasi BNPB yang membantu untuk menambah tenda-tenda di luar rumah sakit sebagai tempat IGD guna menjadi lokasi pelayanan pasien yang tidak terpapar virus corona.

“Dalam seminggu terakhir ini, kita sudah mengambil beberapa keputusan dia ntaranya adalah mengkonversikan 3 rumah sakit besar pemerintah yaitu Rumah Sakit Fatmawati, Rumah Sakit Sulianti Saroso, dan Rumah Sakit Persahabatan untuk menjadi 100% rumah sakit yang menangani Covid,” katanya.

Baca juga: Menkes: 3 Rumah Sakit Pemerintah 100% Tangani Covid-19

“Dan diharapkan minggu ini Konvensi tersebut bisa selesai sehingga bisa menambah jumlah tempat tidur untuk melayani rakyat Jakarta yang sudah lengkap langsung dengan fasilitas dan tenaga kesehatannya,” tutur Budi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini