Jasad Warga yang Ditembak KKB Papua Dievakuasi

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 25 Juni 2021 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 25 337 2430824 jasad-warga-yang-ditembak-kkb-papua-dievakuasi-RRHccAKRaC.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Polisi akan mengevakuasi tiga jasad warga atau tukang bangunan yang tewas ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Bingky, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan, bahwa pihaknya telah mengirimkan tim gabungan dari TNI-Polri ke lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.

"(Jenazah) Masih di kampung, tim masih menuju ke TKP," kata Kamal saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (25/6/2021).

Baca Juga:  Kembali Lancarkan Teror, KKB Papua Tembak dan Sandera Warga di Yahukimo

Kamal menuturkan, TKP penembakan tersebut cukup jauh dari pusat wilayah Kabupaten Yahukimo. Sebab itu, perjalanan ke sana memerlukan waktu hingga empat jam.

Belum lagi, kata Kamal, tim gabungan harus melewati sungai dan medan lain yang terjal. Sehingga, perjalanan untuk melakukan evakuasi dan olah TKP tak dapat dilakukan langsung setelah kejadian.

"Bisa empat jam kalau sungai bisa dilewati, tapi kalau banjir ya tunggu asat (menyurut/habis airnya)," ucap Kamal.

Kamal mengungkapkan, jasad yang berhasil dievakuasi nantinya akan diidentifikasi lebih lanjut. Nantinya, jenazah akan diserahkan kepada keluarga untuk menentukan langkah lanjutan.

Pasalnya, hingga saat ini belum diketahui pasti identitas lengkap dari para korban. Dari informasi awal yang ditemukan polisi, ketiga korban tewas itu bernama Suardi, Sudarto dan Idin.

"Kita lihat nanti (dilakukan autopsi atau tidak). Kami menunggu dari keluarganya," kata Kamal.

Baca Juga:  Aparat Temukan Buku Catatan Bantuan Uang dari Pemda Puncak Milik Pemasok Senpi KKB

Selain itu, kata dia, tim gabungan yang diterjunkan ke TKP akan melakukan penelusuran lebih lanjut terkait informasi penyanderaan empat orang pekerja lain oleh KKB.

"Terlihat para saksi, ada empat orang (disandera) yang ada sama mereka," tutup Kamal.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini