Liza Putri Noviana, Perawat RSDC Wisma Atlet Meninggal Dunia, Ini Riwayatnya

Jonathan Nalom, MNC Media · Jum'at 25 Juni 2021 02:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 25 337 2430586 liza-putri-noviana-perawat-rsdc-wisma-atlet-meninggal-dunia-ini-riwayatnya-LtbsDggLOZ.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Liza Putri Noviana, perawat Covid-19 dari RSDC Wisma Atlet,Kemayoran, Jakarta Pusat telah meninggal dunia. Liza menghembuskan nafas terakhirnya di RSU Persahabatan, Jakarta Timur pada hari Kamis, 24 Juni 2021.

Liza merupakan wanita kelahiran Surakarta, 8 November 1987 ,saat menutup usianya, Liza meninggalkan satu suami dan dua orang anak. Liza merupakan tenaga kesehatan (nakes) pertama yang meninggal dari RSDC Wisma Atlet Kemayoran.

Almarhum Liza pertama kali masuk IGD RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat pada tanggal 3 Juni 2021. Pada tanggal 6 Juni 2021 almarhum Liza mengalami perburukan kondisi, saat itu saturasinya menurun sampai di angka 94%. Kemudian kondisi tersebut juga diikuti dengan batuk berdahak, demak, dan sesak napas.

Liza kemudian dipindahkan ke Ruang HCU kemudian dipindahkan lagi ke ruang ICU untuk mendapatkan penanganan lebih intensif. Saat itu Liza harus menggunakan ventilator karena kondisiny masih dalam status perburukan.

Pada tanggal 8 Juni 2021, Liza kemudian dirujuk dari RSDC Wisma Atlet Kemayoran menuju ke Rumah Sakit Umum Persahabatan, Jakarta Timur. Hingga akhirnya menutup usianya pada Kamis, 24 Juni 2021 pada umur 33 tahun.

Liza dibawa dari RSU Persahabatan, Jakarta Timur menuju RSDC Wisma Atlet,Kemayoran, Jakarta Pusat. Mobil Ambulance datang bersama iring-iringan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mulyo Aji pada pukul 22.29 WIB.

Sesampainya di RSDC Wisma Atlet, jenazah Liza kemudian disholatkan bersama di halaman Tower 1 Wisma Atlet. Setelah disholatkan, jenazah Liza langsung diberangkatkan dari RSDC Wismat Atlet menuju tempat kediamannya, di Cilacap, Jawa Tengah.

Untuk diketahui selama pandemi tercatat sebanyak 968 tenaga kesehatan telah gugur saat bertugas. Jumlah tersebut terdiri dari 374 dokter, 39 dokter gigi, 311 perawat, 149 bidan, 6 rekam radiologi, 3 terapis gigi, 2 petugas ambulans, 26 ahli teknologi lab medik, 3 tenaga farmasi, 9 apoteker, 5 sanitarian, 3 elektromedik, 1 fisikawan medik, 2 epidemilog, 1 entomolog kesehatan, dan 34 nakes lainnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini