9 Dari 10 Kasus Covid Varian Delta di RSLKI Dinyatakan Sembuh

Jonathan Nalom, MNC Media · Kamis 24 Juni 2021 20:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 337 2430504 9-dari-10-kasus-covid-varian-delta-di-rslki-sembuh-8G9bqnWumV.jpg Pasien sembuh dari Covid-19 varian delta (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Penanggungjawab Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Indrapura Surabaya (RSLKI), Laksma TNI I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengatakan sembilan dari sepuluh kasus Covid-19 Varian Delta di RSLKI telah sembuh. Hal ini ia sampaikan dalam jumpa pers mengenai klaster Bangkalan pada Kamis, (24/6/2021).

“Dari 9 orang tersebut satu orang dirujuk ke Bojonegoro dan 8 orang tetap dirawat di RSLKI. Semua pasien yang tekonfirmasi tersebut telah dirawat dengan baik. Semuanya sudah dinyatakan sembuh dan bisa pulang/KRS (Keluar Rumah Sakit) oleh Dokter Penanggung jawab Pasien (DPJP),” kata Laksma TNI I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya dua dari sepuluh pasien tersebut boleh pulang setelah menjalani perawatan selama 14 hari. Sementara delapan sisanya baru boleh pulang setelah 15 dan 16 hari perawatan di RSLKI.

“Sesuai KMK mereka telah menjalani perawatan lebih dari 10 hari dan dengan swab PCR dua kali negatif mereka dinyatakan sembuh,” ucapnya

Lebih lanjut Nalendra mengatakan kepada sepuluh pasien sembuh tersebut akan menjalani isolasi mandiri selama 3-5 hari setelah pulang. Hal ini untuk memastikan kondisinya benar-benar baik dan tidak ada gejala susulan yamg muncul serta mencapai pemulihan.

“Selama menjalani isolasi mandiri tambahan tersebut, mereka dimonitoring oleh PKM dan Dinkes setempat serta mendapatkan dampingan dari Relawan Pendamping PPKPC-RSLKI untuk membantu mengatasi permasalahan non-medis pasca pemulangan,” tambahnya

Nalendra kemudian menambahkan, dengan berhasilnya penanganan varian virus delta di RSLKI tersebut masyarakat diimbau untuk tidak perlu takut. Namun, masyarakat juga harus tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat, baik dan benar.

Baca Juga : 4.244 Anak di Kabupaten Bogor Terpapar Covid-19

Terkait kondisi sekarang, Nalendra mengatakan perlu perubahan perilaku hidup bersih dan sehat dengan kebiasaan baru 5 M yang harus ditekankan oleh pemerintah dan dijalankan oleh seluruh warga masyarakat.

“Semua lapisan masyarakat diharapkan bahu membahu mengatasi kondisi ini, tetap tenang dan tidak panik mencermati situasi yang ada. Semua hendaknya bisa mengikuti arahan dan langkah sesuai keputusan dari pemerintah,” jelasnya.

Nalendra juga menjelaskan bahwa selain sumbangan dari klaster Bangkalan, jumlah pasien yang masuk juga banyak berasal dari umum dan keluarga yang berasal Surabaya serta beberapa dari Sidoarjo, Gresik dan kota sekitarnya. Adapun menghadapi situasi melonjaknya hunian RS di Surabaya dan Jatim yang semakin penuh menjadikan RSLKI menjadi alternatif dalam penanganan penderita Covid-19.

Untuk diketahui, kapasitas tempat tidur di RSLKI disiapkan sebanyak 410 bed. Pada siang ini jumlah pasien yang dirawat yakni sebanyak 291 orang.

Sebanyak 291 orang tersebut merupakan jumlah setelah pada hari ini 52 pasien telah berhasil dipulangkan. Adapun 31 diantara 52 pasien tersebut merupakan klaster Bangkalan.

Jumlah pasien di RSLKI disinyalir akan terus bertambah. Adapun hal ini karena sudah sebanyak 113 orang yang berada pada daftar tunggu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini