Klaster Ziarah Seyegan Bertambah Jadi 74 Orang Positif Covid-19

Priyo Setyawan, Koran SI · Kamis 24 Juni 2021 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 337 2430423 klaster-ziarah-seyegan-bertambah-jadi-74-orang-positif-covid-19-UneBpwfmb0.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SLEMAN - Jumlah kasus positif Covid-19 klaster ziarah Dusun Ngino XI dan XII, Kalurahan Magroagung, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta bertambah. Hal ini setelah swab PCR terhadap 100 warga kontak erat, yang dilakukan Jumat 18 Juni 2021.

Sebanyak 34 orang di antaranya positif. Hasilnya keluar pada Selasa 22 Juni 2021. Dengan penambahan ini, total warga yang positif Covid-19 menjadi 74 orang. Sebab, sebelumnya 40 orang sudah dinyatakan positif Covid-19.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 DKI Tembus 7.505 Kasus, 282 di Antaranya Sasar Balita

Panemu Seyegan, Budi Pramono mengatakan, sebagai tindaklanjutnya, 34 warga yang dinyatakan positif Covid-19 itu langusng melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah. Selain itu, juga memberlakukan pengetatan interaksi dan pembatasan aktivitas warga.

“Semua warga yang positif sudah isolasi sampai tanggal 27 Juni 2021,” katanya, Kamis (24/6/2021).

Untuk kebutuhan hidup, mendapat bantuan dari kalurahan dan gotong royong warga, termasuk sudah mengajukan bantuan ke Dinas Sosial (Dinsos) Sleman. “Saya sudah menandatangi permohonan ke Dinsos, agar bisa mendapatkan bantuan,” ujarnya.

Baca Juga:  Petugas Kelelahan, Pemakaman Jenazah Covid-19 di Bekasi Gunakan Beko

Sedangkan untuk 40 warga yang sebelumnya dinyatakan positif sudah selesai melakukan isolasi, Kamis 24 Juni. Sehingga secara umum untuk kondisi sekarang sudah kondusif. Namun begitu, tetap meminta warga tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Termasuk mengurangi aktivitas yang bisa ditunda.

“Untuk mobilitas, kalau tidak perlu banget dan penting, lebih baik ditunda dulu,” harapnya.

Secara akumulasi kasus Covid-19 di Sleman hingga Kamis 24 Juni 2021 pukul 15.30 WIB, terkonfirmasi ada 20.671 kasus. Rinciannya dirawat 4.030 kasus, 16.064 kasus, meninggal 577 kasus.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini