Pimpin Pasukan Elite, Ini Aksi Memukau Letjen Dudung Lumpuhkan Musuh dengan Sumpit

Fahmi Firdaus , Okezone · Kamis 24 Juni 2021 15:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 337 2430359 pimpin-pasukan-elite-ini-aksi-memukau-letjen-dudung-lumpuhkan-musuh-dengan-sumpit-zdsycGaArF.jpg Foto: Kostrad

JAKARTA - Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) adalah bagian dari Komando Utama tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat.

Pasukan baret hijau ini memiliki kekuatan  sekitar 35.000 sampai 40.000 tentara dengan tiga divisi infanteri yaitu Divisi I yang bermarkas di Cilodong, Depok, Jawa Barat, Divisi II yang bermarkas di Singosari, Malang, Jawa Timur, dan Divisi III yang bermarkas di Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan. Pasukan elite tersebut kini dipimpin oleh Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman.

(Baca juga: Hikayat Pasukan Komando Baret Merah yang Dibentuk Eks Sopir Ratu Wilhelmina)

Pasukan ini sangat terlatih untuk melakukan serbuan cepat, intelijen, gerilya dan anti- gerilya. Salah satu kemampuan yang dimiliki prajurit Kostrad adalah penggunaan senjata tradisional macam Sumpit.

ist

Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman pun memperlihatkan cara menembak musuh dengan senjata tradional khas Kalimantan tersebut.

(Baca juga: Kisah Soeharto Ditangkap Tentara karena Disangka Simpatisan PKI)

Hal itu dilakukan mantan Pangdam Jaya tersebut usai mendapatkan brevet Pengintai Tempur (Taipur) Kehormatan yang disematkan oleh Ws. Komandan Batalyon Satria Sandi Yudha Kostrad Mayor Inf Asis Kamaruddin, bertempat di Daerah Latihan Kostrad, Desa Kertamanah,  Sukasari Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (24/6/2021).

“Prosesi penyematan Brevet Taipur Kehormatan ini menandai kehadiran dan keberadaan para Perwira Tinggi Kostrad sebagai warga Satuan Intai Tempur Kostrad,” ujar Letjen Dudung Abdurachman dalam keterangannya kepada Okezone.

Menurutnya, penyematan Brevet kepada para Pati Kostrad dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang arti penting keberadaan prajurit Taipur dan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap Satuan Taipur Kostrad.

Sebelum disematkan brevet Taipur, para peserta terlebih dahulu mengikuti aplikasi latihan Taipur antara lain kemampuan menggunakan senjata tradisional sumpit, memanah, menembak reaksi, menembak runduk, dayung dan renang takis dilanjutkan ambush dan PJD serta demonstrasi K-9.

Penyematan kepada Perwira terpilih sebagai warga kehormatan Taipur Kostrad merupakan tradisi satuan yang selama ini dilaksanakan.

Momentum ini diharapkan dapat menjadi kebanggaan bagi penerima Brevet dan menjadi bagian dari warga Satuan Taipur Kostrad. Mengingat kualifikasi kemampuan yang terkandung dalam Brevet Taipur bukanlah kemampuan yang standar, tapi kualifikasi yang diperoleh melalui latihan dan gemblengan dalam kondisi yang tidak normal dan dilakukan dengan keras.

Pangkostrad menyampaikan bahwa penyematan Brevet Taipur ini sekaligus menjadi sumber motivasi dan inspirasi untuk senantiasa berupaya menampilkan karya terbaik dan sikap ketauladanan, sehingga tumbuh semangat kejuangan dan semangat pengabdian yang lebih besar dengan kualitas profesionalisme yang lebih tinggi.

Selain itu penghargaan tulus yang diberikan oleh prajurit Satuan Taipur Kostrad ini diharapkan dapat menumbuhkan ikatan serta hubungan emosional yang positif terhadap satuan Kostrad.

“Kehadiran Taipur, khususnya di medan operasi mampu menjadi pembeda. Oleh karena itu, Prajurit Taipur harus lebih keras berlatih. Lebih baik mandi keringat saat latihan, dari pada mandi darah di medan tugas,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini