Viral! Wanita Cantik Ini Menangis Diusir Warga karena Terpapar Covid-19

Billy Maulana Finkran, iNews · Rabu 23 Juni 2021 18:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 23 337 2429894 viral-wanita-cantik-ini-menangis-diusir-warga-karena-terpapar-covid-19-kZcnIxlzDf.jpg Tangkapan layar media sosial

BANDUNG - Seorang perempuan cantik di Bandung, Jawa Barat mendadak viral di media sosial setelah mengunggah video pengusiran dari warga sekitar karena ia dan keluaganya terkonfirmasi positif Covid-19.

(Baca juga: Aksi Heroik Pasukan Kopassus Rebut Irian Barat dari Tangan Belanda)

Video tersebut banyak mengundang reaksi warga yang menyayangkan tindakan dari aparat setempat yang seolah mendiskriminasi seseoang yang seharusnya diberikan pertolongan bukan dikucilkan.

Peristiwa ini pertama kali viral di media sosial setelah sang perempuan membagikan ceritanya melalui akun twitter @serpentine6666. Dalam cutiannya, ia menceritakan bagaimana ia dan keluarganya diusir dan dicaci maki oleh warga setempat karena ia dan keluarganya terkonfirmas positif Covid-19, di Kawasan Gumuruh, Batununggal, Kota Bandung.

(Baca juga: Bocah yang Terombang-ambing di Kepulauan Seribu Dinilai Cocok Masuk Denjaka)

Setelah pemberintaan itu viral, tak selang berapa lama, Satgas kewilayahan kemudian langsung mendatangi lokasi kediaman korban yang berada di Jalan Batu Kencana, Kecamatan Batu Nunggal, Kota Bandung.

Dari pantauan di lokasi, terlihat di dalam rumah kontrakan tersebut terdapat 4 orang. Seorang petugas lalu mendekati pintu rumah untuk memberikan makanan kepada keluarga yang tengah menjalani isolasi mandiri tersebut.

Sementara itu, terkait dengan adanya pengusiran oleh warga sekitar seperti yang marak di media sosial, Lurah Gumuruh, Nurma Safarni, membantahnya.

Menurutnya yang terjadi saat kejadian tidak seperti apa yang ramai diceritakan sang dan dibagikan di media sosial. Sebaliknya pihak puskesmas dan warga sangat kooperatif untuk menolong warga yang terpapar Covid-19.

“Dengan adanya kejadian ini, kami akan menyediakan ruang isolasi perawatan bagi keluarga tersebut, sehingga bisa dilakukan pemantauan oleh petugas kesehatan, singkatnya.

(fmi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini