MUI Bilang Ada 16 Ribu Orang Gabung Organisasi Teroris

Erfan Maaruf, iNews · Rabu 23 Juni 2021 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 23 337 2429851 mui-bilang-ada-16-ribu-orang-gabung-organisasi-teroris-52z7Y34TsX.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Pengurus MUI Pusat Bidang Penanganan Terorisme M Najih Arromadloni menyebut saat ini jumlah anggota yang masuk dalam kelompok teroris di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Di mana ada 16 ribu orang yang masuk dalam kelompok jaringan teroris yang siap melakukan aksi teroris.

Najih menyebut, dari penelitian yang dilakukan sejumlah lembaga ada kurang lebih 16 ribu orang yang masuk kelompok teroris yang siap melakukan aksi. Mereka berasal sejumlah organisasi teroris.

"Sangat menghawatirkan. Yang teror saja yang sudah siap yang ada dalam kelompok Jamaah Islamiah itu anggotanya ada lebih dari 6 ribu," kata M Najih saat dialog bersama Deddy Corbuzier yang disiarkan dalam YouTube, Rabu (23/6/2021).

Dia menyebut angka itu diperoleh pada tahun 2020 setelah pimpinan JI Para Wijayanto ditangkap Densus 88 Antiteror Polri pada tahun 2019 di Kranggan, Bekasi, Jawa Barat.

Selain kelompok Jemaah Islamiah kelompok lain yang melakukan teroris adalah jamaah ansharut daulah (JAD), Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Jamaah Ansharut Tauhid (JAT). Setidak ada lebib dari 9 ribu orang yang tergabung dalam kelompok tersebut.

"JI 6.000, digabung dengan JAD, MIT, JAT estimasi 16 ribu," jelasnya.

Baca Juga : MUI Sebut Buku Teroris Beredar di Internet

Angka itu belum termasuk orang yang berada di lapisan bawah yang belum dikategorikan siap melakukan teror. Dia menyebut pihaknya telah lama melakukan koordinasi dengan BNPT bahkan data tersebut juga berasal dari BNPT.

"Sudah koordinasi, itu pun sebetulnya data dari BNPT awalnya," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini