Tradisi Mendirikan Telur Peh Cun di Lasem yang Mulai Langka

Doddy Handoko , Okezone · Rabu 23 Juni 2021 06:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 23 337 2429414 tradisi-mendirikan-telur-peh-cun-di-lasem-yang-mulai-langka-8zbkWaLtvV.jpg Tradisi mendirikan telur Peh Cun di Lasem (Foto: Ist)

LASEM - Lasem selalu menyimpan cerita yang sangat unik, salah satunya adalah tradisi Peh Cun atau mendirikan telur di luar ruangan, sebuah tradisi Tionghoa ini biasa dilakukan masyarakat keturunan di Lasem sejak jaman dahulu.

Tradisi ini biasanya dilakukan mulai pukul 12.00 sampai 13.00 siang bertepatan dengan hari makan Bakcangan.

"Anehnya saat telur didirikan bisa berdiri sendiri selama satu jam setelah jam satu telur-telur tersebut bisa roboh dengan sendirinya hal ini akibat gaya magnet bulan, bumi dan matahari segaris, "kata Koh Lam, penggiat sejarah Lasem yang juga tionghoa peranakan.

Dikatakannya, tradisi Peh Cun atau mendirikan telur masih bisa dilaksanakan sekalipun suasana mendung. Tradisi ini harus dilakukan di luar ruangan posisi langit terbuka.

 (Baca juga: Aksi Heroik Pasukan Kopassus Rebut Irian Barat dari Tangan Belanda)

Tradisi yang sangat unik ini dilaksanakan oleh warga keturunan di Lasem setahun sekali bertepatan memperingati hari makan Bakcang.

Dulu warga Tionghoa Lasem setiap hari Peh Cun mengadakan tradisi lomban serta mandi di laut Caruban sampai menjelang sore.

"Akan tetapi generasi muda Lasem sekarang sudah jarang yang mempertahankan tradisi ini lagi,"ucapnya.

(Baca juga: Deretan Kasus Pelecehan Seksual di KRL, Kenali Modusnya!) 

Menurutnya yang perlu diingat saat mendirikan telur harus tenang dan konsentrasi.

" Bila telur berhasil berdiri maka rejeki akan lancar "ungkapnya (dody)

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini