Wapres Ungkap Tujuh Program Percepatan Pembangunan Kesejahteraan Papua

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 22 Juni 2021 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 337 2429220 wapres-ungkap-tujuh-program-percepatan-pembangunan-kesejahteraan-papua-GllzmQ7lFX.jpeg Wapres Maruf Amin (Foto: Antara)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan bahwa pemerintah telah dirumuskan tujuh program strategis dalam percepatan kesejahteraan masyarakat Papua. Pertama, di bidang pendidikan melalui Papua Pintar yang melibatkan Universitas Cendrawasih.

“Kontribusi Universitas Cenderawasih sangat dibutuhkan untuk dapat menjadi think tank, terutama dalam membangun SDM Papua yang lebih berkualitas, kompeten, dan unggul,” kata Maruf dikutip dari pers rilis Biro Pers Setwapres, Selasa (22/6/2021).

Kedua, sektor kesehatan yakni dengan program Papua Sehat. Dia mengatakan program ini sebagai solusi atas permasalahan sulitnya akses masyarakat Papua terhadap fasilitas dan layanan kesehatan.

“Ini antara lain, peningkatan RSUD di tujuh wilayah adat, pengembangan infrastruktur Papua, penguatan puskesmas, dan penampungan anak terlantar,” ujarnya.

Ketiga, adalah program Papua Mandiri. Maruf menjelaskan bahwa Papua Mandiri berupa wujud pengembangan komoditas unggulan yang mencakup kawasan wisata dan pengembangan usaha masyarakat Papua.

Baca juga: Wapres Ingin Komcad Jadi Garda Terdepan Cegah Paham Radikal

“Penetapan Sail Teluk Cenderawasih 2023, wisata terpadu, balai ekonomi desa, petani millennial, serta pengembangan balai latihan kerja dan sekolah vokasi,”tuturnya.

Keempat, Papua Tersambung yang merupakan upaya konektivitas jalur di Papua yang sifatnya mempermudah akses komunikasi dan transportasi.

“Major project jembatan udara, peningkatan jaringan dari Palapa Ring Timur, major project trans Papua ke sentra ekonomi, dan pembangunan beberapa depo di sentra ekonomi,” jelasnya.

Baca juga: Wapres Sebut Silaturahmi MUI Momentum Baik untuk Perbaiki Kehidupan Bangsa dan Negara

Kelima, Papua Terang yakni upaya pemerintah di dalam memberikan akses listrik di seluruh pelosok tanah Papua. Selain itu juga kerjasama dalam membangun energi baru terbarukan dengan stakeholder terkait.

“Ini penanggung jawabnya Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), PLN (Perusahaan Listrik Negara), Kemendes (Kementerian Desa), dan Kementerian Keuangan,” katanya.

Keenam, adalah Papua Berkarya yang menjadi langkah pemerintah dalam memajukan sumber daya manusia (SDM) Papua untuk mampu berkarya di industri nasional.

“Seribu anak Papua di BUMN sudah dimulai dan dilaksanakan, kemudian afirmasi penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) di kementerian/lembaga, dan Seribu anak magang PNS Papua di kementerian,” paparnya.

Terakhir, Papua Bangga yakni upaya mengangkat aspek sosial-budaya yang menjadi ciri khas tanah Papua.

“Pembangunan rumah budaya Papua, pusat diklat berbasis lembaga keagamaan, manajemen talenta Papua, industri bio creative hub, ini masuk disini semua,” tutur Maruf.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini