Ahli Virology: Mutasi Varian Delta-Alfa Tak Ganas dan Bukan Hal Buruk

Erfan Maaruf, iNews · Selasa 22 Juni 2021 17:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 337 2429191 ahli-virology-mutasi-varian-delta-dan-alfa-tak-ganas-dan-bukan-hal-buruk-W54dyRrMPb.jpg Covid-19.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Ahli Virology Universitas Udayana Denpasar Bali, Professor I Gusti Ngurah Mahardika menyebut, mutasi virus Covid-19 menjadi varian Delta dan Alfa merupakan hal yang biasa. Bahkan, dia berdoa mutasi Covid-19 terus terjadi hingga membuat virus tersebut menjadi tidak ganas lagi.

Dia menjelaskan, dalam sejarah 100 tahun silam terjadi pandemi yang serupa dengan yang diakibatkan oleh wabah virus. Pandemi itu berakhir secara alami, karena virus yang sebelumnya ganas bermutasi menjadi tidak ganas.

"100 tahun lalu pandemi berakhir karena virus bermutasi menjadi tidak ganas. Bentuk hard imunity alami karena vaksin 100 tahun lalu belum diketemukan. Vaksin ditemukan 1950-1960-an jadi sekali lagi ini alami. Mutasi bukan sesuatu yang buruk," kata I Gusti Ngurah secara virtual, Selasa (22/6/2021).

Baca Juga: GeNose Diklaim Tak Efektif, Dokter Relawan: Itu Opini dari Twitter

Bahkan dia berdoa agar Covid-19 terus melakukan mutasi menjadi virus yang tidak ganas yang dapat mengakibatkan kematian. Dalam doanya dia meminta agar virus Covid-19 bermutasi menjadi virus biasa seperti virus flu pada umumnya.

"Saya sebagai ahli virology saya berdoa bahkan virus ini bermutasi menjadi virus tidak ganas sehingga virus ini menjadi tidak berbahaya sama sepeti flu biasa," jelasnya.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini