Narapidana Terorisme di Lapas Cibinong Nyatakan Ikrar Setia kepada NKRI

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 22 Juni 2021 08:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 337 2428851 narapidana-terorisme-di-lapas-cibinong-nyatakan-ikrar-setia-kepada-nkri-qKUTOo1htC.jpg SJ saat nyatakan setia kepada NKRI (foto: ist)

JAKARTA - Satu narapidana terorisme (napiter) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong berinisial SJ, menyatakan bersedia kembali membangun kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

SJ melaksanakan ikrar setia NKRI, pada Senin 21 Juni 2021 di Lapas Cibinong dengan disaksikan oleh sejumlah pihak.

 Baca juga: Dua Terduga Teroris di Tasikmalaya Berprofesi Sebagai Pegawai RS dan Pedagang

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Barat, Sudjonggo, menyatakan bahwa kesediaan napiter untuk kembali berbangsa dan bernegara adalah sebuah bentuk kristalisasi serta pengikat tekad dan semangat yang merupakan implementasi dari hasil program deradikalisasi di Lapas.

“Saya mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil Lapas Cibinong dalam melaksanakan Pembinaan kepada napiter, sehingga pada hari ini mampu melaksanakan Upacara Ikrar Setia NKRI kepada satu orang napiter,” kata Sudjonggo.

Baca juga: Terduga Teroris Berbaiat ke ISIS di Tasikmalaya Ditangkap Densus 88

Acara Ikrar NKRI diawali dengan prosesi Sumpah Ikrar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dilanjutkan dengan penandatanganan Sumpah Ikrar WBP. Para saksi yang hadir pun turut menandatangani surat pernyataan. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila dan diakhiri dengan prosesi penciuman Bendera Merah Putih oleh napiter yang berikrar.

Sudjonggo memberikan apresiasi atas pelaksanaan pembinaan, khususnya pembinaan deradikalisasi kepada napiter yang telah dilaksanakan di Lapas Cibinong.

Ia berharap, ke depannya Lapas Cibinong dapat terus menjaga sinergi dan kolaborasi dengan Aparat Penegak Hukum, seperti Polres, Densus 88 AT/Polri, BNPT, BIN, dan stakeholder lainnya dalam melaksanakan tugas dan fungsi.

Senada, Kepala Lapas Cibinong Usman M, menyatakan bahwa ke depannya pelaksanaan ikrar napiter akan terus dilaksanakan.

“Pelaksanaan ikrar setia NKRI akan terus dilaksanakan sebagai hasil dari pembinaan kepada napiter di dalam Lapas yang telah melaksanakan pembinaan deradikalisasi,” kata Usman.

Sementara itu, napiter SJ yang baru saja melaksanakan ikrar mengaku ingin kembali ke masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik lagi.

“Saya harap masyarakat Indonesia dapat menerima saya kembali dengan baik,” ungkap SJ yang telah melaksanakan pidana selama tiga bulan ini.

Turut hadir pada upacara ini, Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), perwakilan Badan Intelijen Negara (BIN), Kepala Satuan Tugas Wilayah Jawa Barat Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Negara Republik Indonesia (Densus 88 AT/Polri).

Lalu Kepala Bidang Pembinaan Masyarakat Kepolisian Resor Bogor, Perwira Seksi Operasi Distrik Militer 0621 Kab. Bogor, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kab. Bogor, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kab. Bogor, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Bogor Raya, Perwakilan Majelis Ulama Indonesia Kab. Bogor, serta LSM Ruang Damai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini