Kisah Ki Ageng Henis, Leluhur Raja Mataram dan Guru Jaka Tingkir

Doddy Handoko , Okezone · Selasa 22 Juni 2021 06:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 337 2428833 kisah-ki-ageng-henis-leluhur-raja-mataram-dan-guru-jaka-tingkir-knTdVTKDuT.jpg (Foto : Istimewa)

KERAJAAN Mataram Islam dirintis oleh tokoh-tokoh keturunan Raden Bondan Kejawan putra Bhrawijaya V atau Bhre Kertabumi. Mereka adalah Ki Ageng Pemanahan, Ki Juru Martani dan Ki Panjawi. Mereka bertiga dikenal dengan "Tiga Serangkai Mataram".

Ki Ageng Pemanahan adakah putra Ki Ageng Henis. Dalam Babad Tanah Jawi diceritakan, Kiai Ageng Henis adalah putra Ki Ageng Sela, keturunan langsung Brawijaya V, raja terakhir Majapahit. Kiai Ageng Henis memiliki dua putra, yaitu Ki Ageng Pemanahan dan Ki Ageng Karatongan.

Pemanahan menikah dengan sepupunya bernama Nyai Sabinah. Sulungnya bernama Adipati Manduranegara dan putra kedua adalah Sutawijaya yang kemudian menjadi Raja Mataram pertama bergelar Panembahan Senopati. Kiai Ageng Henis adalah putra bungsu dari tujuh bersaudara, di mana semua saudaranya perempuan.

Kiai Ageng Henis dalam Serat Kandha disebutkan menjadi guru spiritual Sultan Hadiwijaya saat belum naik tahta menjadi raja atau masih bernama Joko Tingkir atau Mas Karebet. Kemudian setelah itu mengabdi kepada Sultan Hadiwijaya sebagai sesepuh dan orang penting di Kasultanan Pajang.

Dengan demikian, Kiai Ageng Henis adalah leluhur raja-raja Mataram yang kemudian melahirkan peradaban kerajaan baru seperti Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, Mangkunegaran dan Pakualaman.

Kiai Ageng Henis juga seorang pendakwah yang pernah mengislamkan Ki Ageng Beluk, tokoh masyarakat Laweyan beragama Hindu (Syiwa) pada saat itu.

Baca Juga : Kisah Nyimas Utari, Mata-Mata Mataram yang Membunuh Gubernur Jenderal Belanda Jan Pieterszoon Coen

Ki Ageng Beluk lantas menyerahkan tempat ibadah pura kepada Ki Ageng Henis yang kemudian diubah menjadi Masjid Laweyan. Dulu Laweyan merupakan perkampungan masyarakat yang beragama Hindu Jawa.

Baca Juga : Kisah Sultan Agung Taklukkan Pati, Adipati Pragola II Tewas Ditusuk Tombak Pusaka

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini