Ihsan Yunus Bilang Tak Pernah Ngomongin Proyek Bansos dengan Juliari Batubara

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 22 Juni 2021 05:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 337 2428816 ihsan-yunus-bilang-tak-pernah-ngomongin-proyek-bansos-dngen-juliari-batubara-EKXX0ss26L.jpg Ihsan Yunus (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ihsan Yunus membantah membicarakan pengadaan paket sembako untuk bantuan sosial (bansos) dengan Juliari Peter Batubara saat masih menjabat sebagai Menteri Sosial (Mensos).

Ihsan mengaku pernah bertemu dengan Juliari di Kantor Kemensos, namun tidak membicarakan proyek pengadaan bansos.

Hal tersebut diungkapkan Ihsan saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi Bansos di Kemensos Tahun 2020 di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (21/6/2021).

“Maaf pak, kalau kami (dengan Juliari) bicara, nggak pernah ngomong proyek (pengadaan bansos). Biasanya omongan ringan saja karena kami pernah satu komisi dan waktu Pak Mensos juga tidak banyak,” kata Ihsan di persidangan.

Ihsan menegaskan tidak mengenal sama sekali para vendor pengadaan bansos 2020 di Kemensos. Ihsan juga mengaku tidak pernah mendengar atau membicarakan dengan pihak tertentu adanya fee dari para vendor untuk kepentingan operasional menteri Juliari atau kepentingan pribadi Juliari.

“Saya nggak kenal vendor,” jelasnya.

Terkait kedekatannya dengan Agustri Yogasmara alias Yogas, Ihsan mengaku mengenal hanya sebatas sebagai kawan dan mengetahui Yogas bekerja di Bank Muamalat. Dan dirinya dengan tegas tidak pernah merekomendasikan Yogas dalam pengadaan bansos.

"Tidak pernah rekomendasikan Yogas," ungkap dia.

Ihsan juga tidak mengetahui jika perusahaan Yogas terlibat dalam pengadaan bansos dan membantah bahwa dirinya mendapatkan jatah 400.000 paket bansos.

Bahkan dirinya mengaku tidak pernah mendengarkan cerita dari Yogas atau pihak lain terkait adanya permintaan fee dari paket bansos untuk Juliari.

"Tidak, Pak,” tegasnya.

Selain itu, Ihsan Yunus pun mengakui mengenal beberapa pejabat Kemensos, seperti Sekjen Kemensos Hartono Laras, Kepala Biro Umum Kemensos Adi Wahyono dan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos Syafii Nasution.

Baca Juga : Soal Usulan Lockdown, Kasatgas Covid-19 : Konsepnya Sudah Pernah Dicoba saat Awal Pandemi

Namun, lanjut Ihsan, perkenalan tersebut hanya sebatas sebagai mitra kerja. Karena saat itu dirinya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI untuk koordinasi program dana kebencaaan. Apalagi, Ihsan mewakil dapil Jambi yang rawan bencana sehingga berupaya mendapatkan program yang ada di Kemensos.

“Kami di DPR sesuai UU MD3, maka menjadi sebuah hal yang biasa, anggota DPR meloby kementerian untuk mendapatkan program di dapil masing-masing. (Itu) bukan pengadaan, tetapi program,” ungkapnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini