Kasus Corona Meroket, DPR ke Anies: Lockdown atau PSBB Ketat!

Kiswondari, Sindonews · Senin 21 Juni 2021 22:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 21 337 2428747 kasus-corona-meroket-dpr-ke-anies-lockdown-atau-psbb-ketat-rmctX2sK8U.jpg Anggota DPR Ahmad Sahroni (Foto: DPR.go.id)

JAKARTA - Kasus Covid-19 di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta kembali mencetak angka tertinggi beberapa hari terakhir. Bahkan, DKI Jakarta mencatat rekor kasus harian baru yang telah menembus 5.582 kasus pada 20 Juni 2021.

Menanggapi fakta tersebut, Anggota DPR Dapil DKI Jakarta Ahmad Sahroni melihat bahwa pandemi Covid-19 kian memprihatinkan. Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta perlu segera melakukan gebrakan serius demi menghindari lumpuhnya fasilitas kesehatan di ibu kota.

"Kondisi Covid di ibu kota saat ini sudah cukup parah dan sangat mengkhawatirkan. Kita juga melihat bahwa berbagai fasilitas kesehatan sudah mulai kewalahan, dan jangan sampai kondisi ini berbuntut pada lumpuhnya fasilitas kesehatan," kata Sahroni kepada wartawan, Senin (21/6/2021).

Baca Juga:  Tarik Ucapan Lockdown, Sultan HB X: Pemerintah Enggak Mampu Biayai Rakyat Se-Indonesia

Wakil Koordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR ini juga menyoroti terkait Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (RS) di ibu kota yang sudah mulai penuh, khususnya di Wisma Atlet yang menjadi salah satu lokasi tempat perawatan para pasien Covid-19.

"Kita lihat juga bed occupancy ratio RS dan di Wisma Atlet sudah penuh dengan keterisian tempat tidur isolasi untuk pasien Covid-19 di DKI Jakarta telah mencapai 90 persen," ujarnya.

Oleh karena itu, politikus Partai Nasdem ini mengharapkan adanya kebijakan yang luar biasa dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di antaranya melakukan karantina wilayah DKI Jakarta.

"Kalau begini, kita memang perlu kebijakan yang ekstrem yang mau tidak mau harus dilakukan, seperti lockdown wilayah, maupun PSBB secara lebih ketat," pungkas Sahroni.

Baca Juga: Viral Truk Pengangkut Jenazah, DKI Jakarta Catatkan Angka Kematian Tertinggi

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini